Yamaha NMax

Polisi Pastikan Penambang Gunung Pongkor yang Tewas Ada 2 Orang

  Selasa, 14 Mei 2019   Fira Nursyabani
Evakuasi korban longsor pertambangan Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor, Selasa (14/5/2019). (Istimewa)

NANGGUNG, AYOBOGOR.COM -- Kapolsek Nanggung AKP Asep Saepudin memastikan bahwa korban penambang emas tanpa izin (PETI) yang tewas tertimbun longsor di kawasan Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor, ada dua orang.

"Jadi ini meluruskan berita simpang siur, semua korban itu ada delapan. Dua dalam keadaan meninggal kami temukan, kemudian enam dalam keadaan selamat. Sekarang lagi dalam pemulihan nanti kami akan meminta keterangan lagi lebih lanjut," ujarnya usai meninjau kembali tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (14/5/2019).

Pada evakuasi hari pertama, Senin (13/5/2019) dua penambang yang tewas ketika ditemukan yaitu berinisial Y (30) dan HB (49). Sedangkan enam penambang yang selamat berinisial DD (25), DK (18), ND (45), IW (40), P (35), dan PL (25).

Menurut Asep, di evakuasi hari kedua pada Selasa (14/5/2019) tim gabungan telah memastikan tidak ada korban tersisa. Menurutnya, hasil keterangan dari penambang yang selamat, sudah semua terangkut.

"Mereka mengatakan tidak ada lagi temannya yang tertinggal di lokasi longsor, baik dalam keadaan terkubur hidup dan lain sebagainya. Tapi kan kami harus memastikan bahwa keterangannya itu benar atau tidak," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan puluhan penambang tertimbun akibat longsor dan mengakibatkan lima orang tewas di Gunung Pongkor, Desa Bantar Karet, Kabupaten Bogor, Minggu (12/5/2019).


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar