Yamaha NMax

Wisata Museum Pertanian Diresmikan, Pemkot Tak Mau Tambah Kemacetan

  Senin, 22 April 2019   Husnul Khatimah
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim. (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM—Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim hadir dalam peresmian Museum Pertanian dan Gedung Perpustakaan dan Pengetahuan Pertanian Digital, Senin (22/4/2019). Dalam acara yang dilangsungkan di komplek Museum Tanah dan Pertanian, Jalan Ir. H. Juanda, Bogor Tengah, itu, turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Syukur Iswantoro.

Dedie Rachim mengapresiasi adanya fasilitas wisata dan edukasi baru di Kota Bogor. Namun di sisi lain, menurutnya, Kota Bogor harus mengantisipasi dampak dari hadirnya museum ini terhadap trafik lalu lintas di pusat kota, khususnya Kebun Raya dan sekitarnya.

“Harus diperhatikan berapa jumlah target pengunjung museum, bagaimana dengan rasio tempat parkir. Lahan parkirnya cukup atau tidak. Itu yang sederhana. Kemudian bagaimana ke depan Kota Bogor mengantisipasi hal-hal seperti ini,” ungkap Dedie.

Menurut Dedie, semakin banyak pusat-pusat kegiatan di tengah kota artinya lalu lintas pun bertambah macet. Oleh karena itu, pihaknya akan mencari solusi permasalahan.

“Pemkot akan mencoba mencari solusinya. Apakah dengan membangun tempat parkir dengan konsep park and ride, kemudian juga mereka naik sarana transportasi tertentu ke tempat-tempat wisata dan lain-lain,” jelasnya.

Selain itu, Dedie menyebutkan, Museum Pertanian yang mendapatkan bantuan dari Belanda ini sangat bagus sebagai sarana edukasi. Karena, kata dia, museum ini menampilkan sejarah panjang pertanian Indonesia dari masa ke masa. Tujuannya, untuk mengenalkan negara ini kepada dunia sebagai negara agraris dan siap menjadi lumbung pangan dunia pada 2045.

“Kami mengapresiasi. Museum ini pasti akan diharapkan mampu menarik perhatian pengunjung untuk datang ke sini, terutama pelajar dan mahasiswa,” imbuhnya.

Setelah diresmikan, Museum Pertanian ini bisa langsung dikunjungi oleh masyarakat umum dan gratis selama empat bulan. Museum ini juga akan menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Bogor yang terintegrasi dengan Kebun Raya Bogor.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar