Yamaha Mio S

Wisata Kampung Labirin, Sensasi Tersesat di Gang Perkotaan

  Rabu, 10 April 2019   Husnul Khatimah
Kampung Labirin Bogor. (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)
 
 
Selamat datang di Jawa Barat,

Informasi ini dipersembahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) Provinsi Jawa Barat.

Supported by: Ayo Media Network

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM—Tersesat di sebuah kampung di tengah perkotaan yang penuh dengan gang bukanlah hal yang menyenangkan. Namun, beda halnya jika kamu tersesat di Kampung Labirin, Kota Bogor. Alih-alih tidak menyenangkan, kamu justru akan sibuk berswafoto atau jajan kuliner hingga melihat pertunjukan tari-tarian.

Kampung Labirin merupakan destinasi wisata kampung tematik terbaru di Kota Bogor yang terletak di Kampung Kebon Jukut, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah. Kampung yang terkenal dengan banyak gang ini dikemas dalam bentuk festival yang diadakan dalam suatu waktu tertentu.

"Kampung Labirin itu objek wisata yang dikonsep mencari jalan keluar ketika masuk ke sebuah area yang kebetulan berkelok-kelok, banyak belokan dan mereka pengunjung di dalam itu tersasar karena banyak gang. Kita membuat mereka bermain di dalam gang itu kemudian mereka nyasar tapi nyaman," ujar Lurah Babakan Pasar Rokib Alhudry, Rabu (10/4/2019).

Pengunjung akan merasa nyaman tersesat di Kampung Labirin karena setiap gang telah dipercantik. Kemudian di gang tersebut juga banyak pertunjukan yang disuguhkan mulai dari marawis, kesenian komunitas anak jalanan, kelompok bermain anak, pojok refleksi anak, tarian Sunda, hingga destinasi pengenalan ciri pangsi khas Sunda.

Tak kalah seru, di Kampung Labirin banyak sajian kuliner khas Bogor baik tradisional hingga kuliner kekinian seperti soto kuning, toge goreng, emping jengkol, tarian-tarian, comro dan roti.

"Kami sistemnya festival yang diadakan dalam suatu waktu tertentu karena tidak mau juga kalau kunjungan itu bebas setiap hari itu akan menggangu aktivitas masyarakat, festival selanjutnya ada di bulan Juni," sebut Rokib.

Ketika festival datang, sambung Rokib, wisatawan diwajibkan untuk membeli uang khusus yang mereka sebut dengan acis. Acis tersebut akan menjadi uang yang berlaku untuk membeli kuliner di sepanjang Kampung Labirin.

"Warga masuk ke Kampung Labirin itu sistemnya ada uang khusus yaitu acis, jadi mereka akan diberikan uang khusus itu yang dibeli menggunakan uang asli yang mereka miliki. Kemudian mereka bisa belanja di Kampung Labirin dengan acis labirin itu," kata Rokib.

Dia mengatakan, Kampung Labirin ini merupakan ide dari hasil kolaborasi masyarakat setempat, komunitas, pihak swasta dan pemerintah Kota Bogor yang menginginkan adanya kampung wisata di tempat tersebut.

"Ketika semua ide telah terkumpul kita langsung kerjakan kita perbaiki jalan, selokan dan lain sebagainya hingga menarik. Uniknya, karena memang potensi di sana banyak gang maka jadilah Kampung Labirin berkonsep nyasar di gang-gang itu, kita harapkan ini menjadi destinasi wisata yang menghibur dan menyenangkan bagi wisatawan," katanya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar