Yamaha

Ribuan Rumah Buang Tinja ke Ciliwung, Janjikan Bangun Septic Tank

  Selasa, 09 April 2019   Husnul Khatimah
Daerah Aliran Sungai Ciliwung. (Husnul Khatimah/ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Ribuan rumah di bantaran Sungai Ciliwung seperti di Kecamatan Bogor Tengah dilaporkan membuang tinja ke Sungai Ciliwung akibat tidak memiliki septic tank. Sebagai solusinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan membangun ribuan septic tank.

Camat Bogor Tengah Agustiansyah mengatakan di Bogor Tengah ada dua kelurahan yang buang tinja ke sungai Ciliwung. Dua kelurahan itu yakni Babakan Pasar sebanyak 600 rumah dan Sempur sebanyak 500 rumah.

"Jadi ada sekitar 1.100 di Bogor Tengah, kita tahun ini dengan menggunakan dana kelurahan kita akan mulai bantu warga untuk bikin septic tank di setiap rumah masing-masing," ujar Agustiansyah, Selasa (9/4/2019).

Dia mengatakan septic tank yang akan dibangun yakni septic tank individu yang dibangun di setiap rumah. Jika tidak dimungkinkan dibangun septic tank individu maka akan dibangun septic tank komunal.

"Kita bangun tiap rumah, secara bertahap memang gak akan langsung berubah, namun kita maksimalkan anggaran pengadaannya lewat dana kelurahan," katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, ribuan rumah di bantaran Sungai Ciliwung yang membuang tinja ke sungai sudah menjadikannya sebuah kebiasaan. Rumah-rumah tersebut rata-rata memiliki WC di rumah mereka, namun corong WC disalurkan ke sungai.

"Sudah puluhan tahun, sudah jadi kebiasaan, kita sudah datang kesana mereka bilang sudah biasa begini. WC-nya di rumah tapi saluran pembuangannya langsung ke sungai, kita akan rubah mindset warga ini selain bantu septic tank," katanya.

Sementara itu Lurah Babakan Pasar, Rokib Al-Hudry mengatakan selain kotoran tinja, banyak rumah di wilayahnya yang juga membuang limbah rumah tangga ke sungai seperti air bekas cucian.

"Kotoran rumah tangga itu walaupun sudah minim tapi masih belum sesuai harapan masih ada yang mengalir walaupun sembunyi-sembunyi di tutup tembok atau sebagainya," kata Rokib.

Dia menambahkan, jika nantinya septic tank telah dibangun maka ke depannya warga akan diajak untuk membuang segala limbah rumah tangga ke septic tank tersebut.

"Tahun ini mungkin belum bisa semua (dibangun) karena menyangkut lahan rumah-rumah di bantaran sungai mayoritas kecil-kecil, lahannya sempit maka kita tidak bisa sekaligus, bertahap," ungkapnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar