Yamaha NMax

Penangkaran Bibit Tanaman di Sukahati Hasilkan Rp500 juta per Bulan

  Kamis, 14 Maret 2019   Husnul Khatimah
Sekretaris Kelompok Tani Tunas Hijau Sukahati Ruslan. (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

CIBINONG, AYOBOGOR.COM—Penangkaran bibit tanaman menjadi salah satu mata pencaharian sebagian warga RT 04 RW 03, Kampung Muaraberes, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Sekretaris Kelompok Tani Tunas Hijau Sukahati Ruslan mengatakan, setidaknya ada 70-an warga yang menjadikan penangkaran bibit tanaman sebagai mata pencaharian. Sebagiannya tergabung dalam kelompok tani Tunas Hijau Sukahati.

Penangkaran bibit di lokasi ini dikatakan Ruslan telah berlansung sejak delapan tahun yang lalu dan omzet kelompok tani tiap bulannya rata-rata mencapai ratusan juta.

"Rata-rata omzet kelompok tani kita itu secara keseluruhan mencapai Rp500 juta per bulannya, minimal 10.000 polibek (bibit tanaman) terjual setiap bulannya," ujar Ruslan ditemui di Sukahati, Kamis (14/3/2019).

Dia mengatakan, di lokasi ini, para petani mengembangkan bibit tanaman obat keluarga, bibit tanaman hias, dan bibit tanaman buah seperti mangga, rambutan, jeruk, limau, duku, srikaya, jambu air alpukat, jambu merah, dan belimbing.

"Harga bibit yang kita jual bervariasi seperti contoh untuk bibit alpukat miky Rp35.000 dan Misra Rp75.000," kata Ruslan

Setiap anggota kelompok tani, dikatakan ruslan, memiliki merek tersendiri untuk produknya dan pemasaran produk telah berbasis daring dengan pasaran bukan hanya di Kabupaten Bogor, tapi juga di luar Bogor.

"Untuk pemasaran Jabodetabek sudah jadi daerah yang kita suplai kemudian juga ada yang diluar pulau Jawa seperti Lampung, Semarang, Kalimantan, Bali, Magelang dan Banyumas," katanya.

Bibit Alpukat, lanjut Ruslan, menjadi salah satu komoditas unggulan di lokasi penangkaran ini. Ada dua varietas bibit alpukat yang dikembangkan, yakni alpukat miky dan misra.

"Misra dan miky ini memiliki banyak keunggulan, bibit ini bisa berbuah tanpa ada ulat yang dulu selalu menjadi momok pembesaran buah alpukat dan kemudian alpukat ini dapat berbuah dalam waktu tiga tahun, buahnya pun besar dan rasanya manis, legit, serta berbuah sepanjang tahun," katanya.

Keunggulan bibit alpukat tersebut, kata Ruslan, dimanfaatkan oleh kelompok tani untuk menjadikan RT 04 RW 03 menjadi kampung pembibitan alpukat yang hari ini telah diresmikan.

"Kampung pembibitan alpukat ini adalah upaya dari kelompok tani tunas hijau sukahati untuk mempromosikan penangkaran bibit tanaman dari Sukahati. Harapannya, kampung alpukat ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya petani di Sukahati," tukas Ruslan.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar