Yamaha NMax

Bogor Luncurkan Beras Lokal Carita Makmur

  Rabu, 13 Maret 2019   Husnul Khatimah
Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin meluncurkan beras Carita Makmur di Kecamatan Cariu, Rabu (13/3/2019). Beras ini merupakan beras lokal produksi petani di Kabupaten Bogor. (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

CARIU, AYOBOGOR.COM—Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin meluncurkan beras Carita Makmur di Kecamatan Cariu, Rabu (13/3/2019). Beras ini merupakan beras lokal produksi petani di Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Bogir Siti Nuryanti mengatakan, peluncuran beras Carita Makmur merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para petani di Negeri Tegar Beriman.

"Carita Makmur diambil dari menceritakan kemakmuran yang merupakan program panca karsa Bupati Bogor maju untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui gerakan membeli beras lokal," ujar Siti.

Siti menambahkan, dalam tahap awal beras Carita Makmur akan didistribusikan kepada Aparatur Sipil Negara Kabupaten Bogor.

"Setiap orang (ASN) akan membeli 5 kilogram. Tahun pertama ini akan dialokasikan 85 ton per bulan untuk ASN membeli beras petani di 18 kelompok yang tersebar di Kabupaten Bogor," katanya.

Senada dengan Siti, Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin mengatakan, beras Carita Makmur ditahap awal akan dipasarkan kepada ASN Kabupaten Bogor yang berjumlah hampir 20.000 orang.

"Sementara kita menunggu pasar yang lebih luas kita pasarkan kepada ASN untuk membeli beras setiap bulannya sesuai dengan kemampuan minimal 5 kilogram. Mulai bulan ini, kita kan panen perdana ni, nah ketika panen lansung sudah ada konsumennya yaitu ASN," kata Ade.

Dia menuturkan, dalam tahap awal ini beras Carita Makmur dijual kepada ASN bukan hanya karena mencarikan pasar bagi para petani lokal namun juga sebagai upaya mencontohkan kepada masyarakat agar membeli beras lokal.

Bupati menuturkan, untuk pendistribusian pihaknya akan memberdayakan PD Pasar sebagai unit usaha yang akan membeli gabah, digiling, lalu dikemas dan dijual kepada ASN.

"Kedepan kita juga rencanakan untuk hotel-hotel, rumah sakit di Bogor dan masyarakat luar agar membeli beras Bogor karena produk beras petani kita tidak kalah dari tetangga," tukas Ade.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar