Yamaha NMax

Gelombang Tinggi Diperkirakan Terjadi di Sejumlah Wilayah Indonesia

  Senin, 04 Maret 2019   Fira Nursyabani
Pasca kejadian Tsunami Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018), nelayan di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, menghentikan aktivitas melaut karena perahu yang rusak akibat terjangan tsunami. (Ananda M Firdaus/Ayo Media Network)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi gelombang tinggi hingga 4 meter masih berpotensi terjadi di sejumlah perairan Indonesia hingga tiga hari ke depan. Informasi dari Kabag Humas BMKG Taufan Maulana pada Senin (4/3/2019), menyatakan BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang tinggi tersebut hingga Kamis (7/3/2019).

Terlihat adanya pola tekanan rendah 1007 hPa teridentifikasi di Samudera Hindia Barat Daya Banten dan daerah konvergensi di Samudera Hindia Selatan Jawa Barat, Laut Jawa, Laut Banda, dan Papua.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan barat Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu-Pulau Enggano, Selat Makassar bagian tengah, Perairan utara Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, yang berpengaruh pada peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Beberapa wilayah berpotensi terkena gelombang tinggi 1,25-2,5 meter (sedang), di antaranya Perairan Utara Sabang, Perairan Sabang-Banda Aceh, Perairan Barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, Perairan Pesisir Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Aceh hingga Kepulauan Nias.

Selain itu gelombang sedang juga diperkirakan terjadi di Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat, Perairan Selatan Bali hingga Sumbawa, Selat Alas bagian Selatan, Perairan Selatan Pulau Sumba-Pulau Sawu, Laut Sawu, dan Selat Sumba bagian Barat.

Begitu juga di Samudera Hindia Selatan NTT, Perairan Utara Jawa Timur, Samudera Hindia Selatan NTT, Perairan Utara Jawa Timur, Laut Jawa bagian Timur, Perairan Kotabaru, Selat Makassar bagian Tengah dan Utara, Perairan Kalimantan Timur, Laut Sulawesi, Perairan Timur Bitung-Manado Serta di Laut Maluku, Perairan Utara Kepulauan Banggai-Kepulauan Sula, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Perairan Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Utara Papua Barat hingga Papua, dan Samudera Pasifik Utara Halmahera hingga Papua.

Sedangkan wilayah-wilayah yang berpotensi terkena gelombang tinggi 2,5-4 meter (tinggi) adalah Perairan Barat Pulau Enggano, Samudra Hindia Barat Mentawai hingga Lampung, Perairan Selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Selat Bali-Selat Lombok bagian Selatan, dan Samudra Hindia Selatan Jawa hingga Lombok.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar