Yamaha NMax

Sidak RSUD Ciawi, Wabup Minta Pelayanan dan Fasilitas Ditingkatkan

  Kamis, 07 Februari 2019   Husnul Khatimah
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan melakukan sidak ke RSUD Ciawi untuk meninjau sarana dan prasana serta pelayanan yang ada, pada Kamis (7/2/2019). (Husnul Khatimah/ayobogor.com)

CIAWI, AYOBOGOR.COM -- Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, pada Kamis (7/2/2019). Sidak dilakukan untuk meninjau sarana dan prasana serta pelayanan yang ada di rumah sakit berpelat merah tersebut.

Dalam kunjungan itu. Iwan langsung berinteraksi dengan para pasien yang akan berobat, sebelum bertemu dengan jajaran direksi RSUD Ciawi. Ia juga banyak berbincang dengan masyarakat yang sedang mengantar keluarganya memeriksakan kesehatan di rumah sakit tersebut.

"Panas sekali di sini kasihan masyarakat yang ingin berobat malah kepanasan dan membikin stres, saya minta beberapa ruang layanan pasien dipasangi Air Conditioner (AC) agar nyaman," ujar Iwan.

Selain AC, ia menyarankan agar musik klasik diputar di ruang fisioterapi. "Sambil menunggu pelayanan di ruang fisioteraphy, mereka akan lebih nyaman apabila diputarkan musik. Walaupun AC dan musik hal-hal yang kecil tetapi memiliki dampak positif pada kepuasan pasien dan keluarganya," tutur dia.

Terkait keluhan masyarakat terhadap jam pelayanan konsultasi dokter yang kurang konsisten, Iwan meminta agar dibuat aturan baku kapan dokter akan mengecek pasien ke ruangan rawat inap. Selain itu, bisa juga diinformasikan kapan dokter akan menerima konsultasi kesehatan pasien rawat jalan.

"Harus ada aturan atau standar operasional prosedur hingga permasalahan yang ada bisa dicarikan solusinya," kata Iwan.

Iwan juga mendukung rencana RSUD Ciawi yang awalnya dibangun sebagai pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), untuk membangun gedungnya secara vertikal.

"Tanah di sini kan mahal karena ini daerah strategis dan masuk kawasan wisata jadi lebih memungkinkan membangun gedung-gedung pelayanan secara vertikal apalagi RSUD Ciawi masuk dalam kategori rumah sakit pendidikan," paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Keperawatan RSUD Ciawi, Cucu Juhariah mengatakan keluhan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit akan diperbaiki oleh jajarannya, Namun ia meminta agar masyarakat bisa memaklumi ruangan yang selalu penuh karena jumlah kamar atau tempat tidur yang tidak sesuai dengan jumlah pasien.

"Kadang ada yang mengadu, ada kamar tetapi dibilang penuh atau sudah di-booking, tetapi memang kenyataannya fasilitas layanan tersebut kurang. Kami juga tidak bisa menempatkan tamu yang berlainan jenis dan pasien penyakit menular dengan pasien penyakit tidak menular," jelasnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar