Yamaha NMax

Kepatuhan Kawasan Tanpa Rokok di Lingkungan Pemkot Bogor Rendah

  Kamis, 07 Februari 2019   Husnul Khatimah
Wali Kota Bogor Bima Arya (tengah). (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM—Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, tingkat kepatuhan terhadap Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Perda KTR) di lingkungan kantor pemerintahan Kota Bogor masih rendah.

"Kita rutin lakukan survei, terakhir melalui LSM mengenai tingkat kepatuhan. Tingkat kepatuhan cukup baik tapi di kantor aparatur pemerintahan yang justru tingkat kepatuhannya rendah, itu catatan saya," ujar Bima, Rabu (6/2/2019).

Bima menekankan bahwa tantangan terbesar dalam penerapan Kawasan Tanpa Rokok adalah konsistensi dan fokus. Jika pemerintah fokus dan konsisten, hasilnya akan bagus. Untuk itu, Bima Arya meminta aparatur untuk menjadi contoh bagi masyarakat dalam penerapan Perda KTR ini.

"Kalau dibanding kota lain kita jauh lebih maju tetapi harusnya kita jauh lebih disiplin lagi masih banyak pelanggaran terutama di lingkungan pemerintahan,” ungkap Bima.

Dia menambahkan bahwa ia tidak memaksa jajarannya untuk berhenti merokok. Namun, hanya ingin mengingatkan kesadaran lebih dari pemerintah terhadap program Smoke Free Bogor City mesti diperlihatkan.

“Untuk KTR ini dibutuhkan komitmen dari kita semua, tim pembina harus betul-betul rajin melakukan pembinaan, perlu usaha masif untuk mencegah perokok, dan penegakan Perda KTR,” tegasnya.

Pada tahun 2009 Kota Bogor menerbitkan peraturan daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok. Perda ini bertujuan mengatur wilayah yang dilarang dan diperbolehkan untuk merokok.

Terdapat delapan kawasan tanpa rokok di kota Bogor yang diatur oleh Perda KTR tahun 2009. Kedelapan tempat tersebut meliputi tempat umum, tempat kerja, tempat ibadah, tempat bermain, dan tempat berkumpulnya anak-anak, kendaraan angkutan umum, lingkungan tempat proses belajar mengajar, sarana kesehatan, dan sarana olahraga.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar