Yamaha

Bus Sekolah Kota Bogor Tidak Memadai?

  Rabu, 30 Januari 2019   Husnul Khatimah
Bus sekolah Kota Bogor yang diprioritaskan untuk siswa tidak mampu. (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM--Pemerintah Kota Bogor pada akhir pekan lalu meluncurkan dua unit bus sekolah berkapasitas 40 penumpang dan minibus berkapasitas 15 penumpang.

Dua unit bus sekolah tersebut diragukan tidak bisa memfasilitasi pelajar di Kota Bogor.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fachrudin mengatakan, pihaknya memiliki keterbatasan anggaran untuk menyediakan lebih banyak bus.

"Ya, memang kan kekuatan anggarannya yang disediakan baru segitu kan. Jadi kalau disdik sih kalau lebih banyak lebih bagus," ujar Fachrudin, Rabu (30/1/2019).

Selain keterbatasan anggaran, dirinya mempertimbangkan adanya angkot yang beroperasi. "Harus memperhitungkan bahwa di lapangan itu kan ada teman-teman angkutan kota harus kita perhitungkan juga," tutur Fachrudin.

Selain itu, menurut Fachrudin, bus sekolah yang diluncurkan memprioritaskan pelajar yang dikategorikan tidak mampu, yang sebelumnya diberikan kartu bus.

"Kita prioritaskan untuk anak yang tidak mampu, sekarang baru ada tiga ratus kartu, kalau enggak pakai kartu itu bus sekolah rebutan nanti. Jadi, bus sekolah itu satu untuk menunjukkan bahwa itu prioritas bagi yang tidak mampu, yang kedua menjamin ke teman-teman angkot," tukas Fachrudin.

Di sisi lain, Wali Kota Bogor Bima Arya pun mengatakan hal yang sama dengan Fachrudin beberapa waktu lalu. Dirinya mengatakan, bus sekolah diprioritaskan untuk pelajar kurang mampu.

"Diluncurkan dua unit, ditargetkan untuk siswa-siswi yang membutuhkan yang direkomendasikan oleh pihak sekolah, yang secara ekonomi betul betul harus diringankan," kata Bima.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai kemungkinan penambahan jumlah bus, Bima belum bisa memastikannya.

"Belum tahu (ditambah atau tidak). Kita lihat dulu saja dua ini efektifitasnya bagaimana. Kalau ada kebutuhan lebih bisa saja ditambah," tukas Bima.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar