Yamaha Mio S

Polisi Cari Teknologi untuk Perjelas Wajah Pembunuh Noven

  Kamis, 24 Januari 2019   Husnul Khatimah
Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi Hendri Fiuser. (Husnul Khatimah/ayobogor).

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM--Pelaku pembunuhan Siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Baranangsiang, Andriana Yubelia Noven hingga saat ini belum diketahui. Banyak kendala yang dihadapi kepolisian untuk mengungkap pelaku.

Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi Hendri Fiuser mengatakan untuk mengungkap pelaku misterius itu pihaknya akan mencoba segala kemungkinan. Termasuk mencari teknologi yang bisa memperjelas gambar pelaku yang terekam kamera pengintai alias CCTV.

"Kita sedang berusaha mencari kemungkinan lain apakah ada teknologi canggih untuk resolusi rendah bisa jelas," ujar Hendri ditemui di Markas Polresta Bogor Kota, Kamis (24/1/2019).

Menurut Hendri, pihaknya telah melakukan analisis digital forensik terhadap wajah pelaku yang terekam CCTV namun resolusi gambar rekaman sangat rendah sehingga wajah pelaku tidak jelas.

"Kita mempunyai bukti-bukti petunjuk berupa rekaman CCTV namun tidak jelas, tidak bisa dibesarkan karena memang resolusi CCTV itu sangat rendah, gambar pecah dan saksi di TKP tidak ada melihat dengan jelas siapa orang yang ada di CCTV," terang Hendri.

Karena gambar pelaku tidak jelas, kepolisian kesulitan untuk membuat sketsa wajah pelaku ditambah tidak adanya saksi yang menyaksikan wajah pelaku di lapangan.

"Sketsa wajah kita tidak bisa gambarkan secara jelas karena tidak ada saksi yang melihat seperti apa wajahnya orang itu, hanya berdasarkan profil dan teman-teman yang kita minta keterangan dan itu juga belum mengarah ke pelaku," ucapnya.

Meski demikian, pihaknya hingga saat ini terus berupaya melakukan penyelidikan dengan cara lain dan kemungkinan-kemungkinan lain untuk mengungkap pelaku.

"Poses-proses digital forensik, penyelidikan manual dilakukan. Kita bersabar dan saya yakin Insyaallah teman-teman di lapangan kerja keras segala kemungkinan kita lakukan dan mudah-mudahan segera terungkap," tukas Hendri.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar