Yamaha Mio S

Nonton Bareng Film Keluarga Cemara, Bima Arya: Harta yang Paling Indah Keluarga

  Jumat, 11 Januari 2019   Husnul Khatimah
Wali Kota Bogor, Bima Arya, di sela-sela acara nobar Keluarga Cemara. (Husnul Khatimah/ayobogor)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya nonton bareng film Keluarga Cemara bersama awak media, Ketua PKK Kota Bogor, Yane Ardian dan para pengajar sekolah Ibu di Cinema XXI Botani Square, Kamis (10/1/2019).

Film yang diangkat dari serial televisi yang hits pada tahun 1990 hingga awal 2000-an itu bercerita tentang lika-liku kehidupan sebuah keluarga yang diperankan oleh Ringgo Agus Rahman sebagai Abah, Nirina Zubir sebagai emak, Zara JKT48 sebagai Euis dan Widuri sebagai Ara.

Awal cerita dimulai dengan keluarga Cemara yang tinggal di Jakarta hidup harmonis dan bahagia namun kemudian harus pindah ke pedesaan akibat perusahaan tempat Abah bekerja bangkrut dan rumah mereka disita.

Abah kemudian membawa keluarga mereka untuk tinggal di sebuah rumah milik keluarga besarnya di sebuah pedesaan yang berada tak jauh dari Kota Bogor. Disini banyak perubahan dan persoalan yang terjadi dalam kehidupan keluarga mereka.

Persoalan itu diantaranya adalah Abah yang tak kunjung dapat pekerjaan dan Euis yang sulit beradaptasi serta ingin kembali ke Jakarta. Namun lambat laun dengan rasa kebersamaan keluarga tersebut bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang mereka hadapi.

Bima Arya yang terlihat antusias menyimak setiap cerita demi cerita menuturkan film yang banyak mengambil latar lokasi di Bogor ini penuh akan makna.

"Film tadi sangat menyentuh, mewakili kita semua. Menurut saya ini penuh dengan nilai-nilai jadi bukan hanya menghibur tapi banyak nilai yang disampaikan,"

Bima menuturkan nilai-nilai yang disampaikan diantaranya adalah bagaimana seorang suami dan istri menjalankan peranan dalam keluarga, pentingnya membagi waktu untuk keluarga, pentingnya menjaga kebersamaan dan nilai-nilai lainnya.

Dalam film tergambarkan beratnya masalah yang dialami oleh keluarga Abah membuat mereka menyadari bahwa kebersamaan dalam keluarga lebih penting dari apapun. Persoalan yang dialami harus dihadapi dan ketahanan keluarga adalah yang utama.

"Keluarga adalah harta yang paling berharga. Jadi yang ujung-ujungnya kita cari kita pertahankan perjuangkan adalah keluarga, kalau harta atau apapun itu tidak ada artinya ketika kebersamaan di keluarga itu gak ada," tutur Bima.

Terkait lokasi syuting film Bima menyampaikan bahwa memang banyak film-film layar lebar yang melakukan syuting di Kota Hujan dan saat ini menurut Bima pihaknya juga tengah menyiapkan sebuah film yang mengambil lokasi syuting khusus di Bogor.

"Kita sedang menjajaki membuat film khusus latar belakang Bogor, sekarang masih dalam pembicaraan. Saya sudah bertemu dengan beberapa produser dan sutradara, tunggu saja tanggal mainnya," tukas Bima


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar