Yamaha NMax

Lokasi Longsor Sukabumi Sulit Diakses Alat Berat

  Selasa, 01 Januari 2019   Husnul Khatimah
Petugas mengevakuasi korban longsor di di Dusun Garehong Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/1/2018). (@sutopo_PN)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban longsor yang menimbun 30 unit rumah terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan di Dusun Garehong Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/1/2018).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap 38 orang korban yang diduga masih tertimbun longsor. Sementara berdasarkan data terakhir yang didapatkan BNPB, sebanyak 5 jenazah berhasil ditemukan.

Sulitnya akses menuju ke lokasi longsor menyebabkan proses evakuasi korban hingga saat ini dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat berat.

"Pencarian masih dilakukan secara manual karena alat berat sulit didatangkan di lokasi bencana. Tiga alat berat sudah disiapkan namun masih sulit didatangkan ke lokasi karena akses jalan yang sempit, berbukit dan medannya berat," ujar Sutopo.

Dia menambahkan longsor susulan dengan intensitas kecil juga terjadi di lapangan sebab kondisi tanah yang rapuh, terurai dan berlumpur akibat hujan. Hal ini juga menyebabkan kesulitan tim SAR mencari korban.

Sementara bantuan hingga saat ini terus berdatangan ke lokasi, namun terhambat oleh banyaknya masyarakat yang melihat bencana. Menurutnya 'wisata bencana' seperti ini selalu terjadi di saat bencana. Masyarakat berdatangan ingin melihat lokasi bencana.

"Ada juga ingin menengok dan membantu kerabat yang terkena bencana. Kondisi jalan yang sempit menyebabkan bantuan, baik personil SAR, logistik, ambulan dan sebagainya terhambat kemacetan. Hal ini juga terjadi saat penanganan bencana seperti tsunami di Pandeglang dan Serang, longsor Banjarnegera, longsor Brebes, jebolnya Situ Gintung dan sebagainya," terang Sutopo.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar