Usaha Mikro dan Kecil Diimbau Manfaatkan Surat Izin
Oleh Husnul Khatimah, pada Dec 05, 2018 | 09:14 WIB
Usaha Mikro dan Kecil Diimbau Manfaatkan Surat Izin
Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat bersama Kadis Koperasi dan UMKM Kota Bogor Annas Rasmana mencicipi produk kuliner UMKM. (Husnul Khatimah/ayobogor)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor Annas Rasmana mengajak para pelaku usaha mikro dan kecil untuk memanfaatkan fasilitas surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK). Menurut Annas, layanan ini sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam perkembangan UMKM untuk mempermudah akses permodalan.

"Saat ini di Kota Bogor sudah bisa memanfaatkan IUMK. Untuk legalitas para pelaku UMKM. Jadi, mereka tidak perlu lagi bikin PT atau CV. Cukup satu lembar IUMK saja," ujar Annas, Selasa (4/12/2018).

Ia menjelaskan, IUMK bisa didapat di seluruh Kecamatan di Kota Bogor. "Satu hari pengurusan dan gratis di kecamatan. Kami berusaha permudah, karena UMKM merupakan salah satu pemberi kontribusi besar dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD)," kata anas

Dengan memberikan kemudahan dalam kepengurusan IUKM, lanjut Annas, diharapkan para pelaku UMKM dapat dengan mudah memperoleh pinjaman modal pada bank. "Prinsip IUKM adalah prosedur sederhana, keterbukaan informasi bagi pelaku usaha dan adanya kepastian hukum dan kenyamanan dalam usaha," bebernya.

Saat ini, kata Annas, jumlah UMKM di Kota Bogor tercatat ada sekitar 23 ribu pelaku usaha yang didominasi sektor kuliner 60 persen, kerajinan 30 persen dan 10 persen sisanya adalah batik dan sektor kreatif lainnya.

Tidak hanya menerbitkan IUMK fokus Pemkot Bogor terhadap pemberdayaan UMKM juga ditunjukan dengan menggelar berbagai pelatihan.

"Sesuai arahan Pak Walikota, pelatihan harus bersifat kekinian dan melihat peluang yang ada di pasar. Jadi harus dikemas secara milenial, network, jingle iklan, desain kemasan, fotografi, bahasa Inggris. Kita menuju ke era milenial. Bahkan, kami juga rutin melakukan pelatihan ekspor agar UMKM Kota Bogor siap menghadapi perdagangan bebas," terangnya.

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya menyebut, pihaknya terus berupaya untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor informal utamanya UMKM.

"Karena kami melihat potensi UMKM di Bogor ini sangat besar sekali memerlukan penanganan yang terkoordinasi dengan semua stakeholder. Jadi kami membangun kemitraan dengan berbagai pihak, seperti kamus, perusahaan, perbankan untuk mendorong UMKM ini naik kelas," ungkap Bima.

Ia menambahkan, memprioritaskan UMKM ini bukan hanya sekadar untuk menambah PAD, tetapi juga meningkatkan jumlah penyerapan tenaga kerja.

"Jadi ada efek ganda yang diraih di situ. Kami juga mengucapkan terimakasih atas kerja keras Dinas UMKM, Kota Bogor mendapatkan penghargaan Natamukti Nindya 2018 dari Kementerian Koperasi dan UKM," pungkasnya.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox