Bima Arya Terima Banyak Permohonan 'Titipan' Seleksi CPNS
Oleh Husnul Khatimah, pada Nov 06, 2018 | 19:55 WIB
Bima Arya Terima Banyak Permohonan 'Titipan' Seleksi CPNS
Wali Kota Bogor Bima Arya. (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku beberapa hari belakangan dirinya banyak menerima permintaan dari warga agar dibantu untuk lolos dalam tahapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

\"Saya cukup banyak menerima 'titipan', pak wali ini nitip nomor tes tolong direkomendasikan seolah-olah wali kota yang menentukan atau wali kota punya suara,\" ujar Bima di Balai Kota Bogor, Selasa (6/11/2018).

Menurut Bima banyaknya warga yang meminta agar dibantu lolos dalam seleksi CPNS itu karena tidak mengerti mekanisme seleksi CPNS yang berlaku.

\"Masih banyak yang belum paham tentang mekanisme seleksi PNS. Awal-awal saya kira cuma beberapa orang yang belum paham tapi kok makin lama makin banyak apalagi mendekati tes SKD besok. Banyak yang japri atau datang ke rumah ngasih fotokopi kartu ujian,\" kata Bima.

Bima menuturkan terkait permintaan yang datang itu dirinya telah memberikan penjelasan kepada warga bahwa seorang Wali Kota dan pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan dalam menentukan seseorang diterima sebagai PNS.

AYO BACA : Seleksi CPNS Kota Bogor, Bidan dan Guru Posisi Paling Diincar

\"Kewenangan pemerintah daerah itu sangat terbatas hanya terkait masalah pengumuman pembukaan seleksi dan mengusulkan formasinya. Saya sudah jelaskan berkali-kali bahkan nanti test-nya menggunakan komputer atau yang disebut CAT itu,\" jelas Bima.

Senada dengan Bima, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor, Dani Rahadian mengatakan kewenangan Pemkot terkait mekanisme CPNS terbatas bahkan pengusulan formasi yang diajukan juga ditentukan oleh pemerintah pusat sesuai visi misi kota Bogor.

\"Dari mulai awal sampai akhir, kita benar-benar kita hanya terima PNS tanpa ada campur tangan pemerintah daerah. Itu berdasarkan peraturan pemerintah tentang manajemen pegawai negeri sipil,\" kata Dani.

Dia menambahkan dengan mekanisme yang ada maka kelolosan seseorang pelamar mutlak ditentukan oleh kemampuan diri sendiri apalagi tes CPNS nanti berbasis Computer Assisted Test (CAT).

\"CAT itu pakai komputer setelah tes nilai lansung keluar lulus dan tidak lulusnya. Jadi mau nitip ke siapapun tidak bisa karena sistemnya sudah seperti itu,\" tandas Dani.

AYO BACA : Kota Bogor Dapat Jatah Pengakatan 135 Guru PNS

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox