Redam Isu Penggusuran Pedagang, Bima Arya Kunjungi Pasar Bogor
Oleh Husnul Khatimah, pada Oct 30, 2018 | 10:32 WIB
Redam Isu Penggusuran Pedagang, Bima Arya Kunjungi Pasar Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arta saat berbincangn dengan pedagang di Pasar Bogor. (Husnul Khatimah/ayobogor).

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Beredarnya isu mengenai penggusuran pedagang Pasar Bogor dan sekitarnya yang akan dilakukan dalam waktu dekat, membuat Bima Arya mengunjugi pasar tersebut untuk memberikan informasi yang benar kepada para konsumen dan pedagang.

Selain melakukan dialog kepada puluhan pedagang, Bima juga menginstruksikan PD Pasar Pakuan Jaya untuk membentuk Tim 10 yang berisi perwakilan pedagang Pasar Baru Bogor dan pedagang Pasar Bogor.

“Mereka (pedagang) akan dilibatkan dalam semua tahapan perencanaan. Jadi sudah pasti, setiap perencanaannya akan menghitung manfaatnya bagi semua. Tidak mungkin ada penggusuran. Kalau ada perpindahan nanti dibicarakan semua. Ini milik semua, semua harus nyaman. Jadi secara jangka panjang skenarionya akan dibahas bersama-sama,” ujar Bima dalam siaran persnya, Selasa (30/10/2018).

Bima juga menepis isu yang berkembang di masyarakat bahwa kawasan Pasar Bogor akan disulap untuk menjadi tempat parkir saja. “Bukan itu. Bukan membangun park and ride saja. Program utama kita adalah menekan kemacetan, kesemrawutan dan ketidaktertiban. Kalau sudah macet semua dirugikan. Jadi semuanya akan ditata, konsepnya masih disusun. Karena saya sangat optimis kawasan emas ini jika ditata dengan baik pasti akan hidup dan keuntungannya menjadi berlipat. Tinggal diatur dan diakselerasikan," jelas Bima.

Dalam prosesnya, lanjut Bima, memang ada fase yang harus dilalui dan membutuhkan kesabaran. “Misalnya dalam pembangunan flyover Jalan Martadinata, pasti akan macet luar biasa dalam prosesnya. Tapi kedepannya akan lancar. Pasar Bogor juga sama. Akan lebih indah,” katanya.

Bima juga menerima banyak masukan. Beberapa pedagang juga berharap dengan kedatangan Wali Kota dapat meredam isu yang berkembang.

“Mudah-mudahan dengan bapak walikota datang ke sini memberi keyakinan kepada konsumen. Selama ini banyak konsumen yang menganggap kita akan tutup. Karena ada oknum yang ngompor-ngomporin kalau gedung ini sebentar lagi di bongkar," ujar Mila, pemilik Toko Emas Rejeki.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox