Kota Bogor Dapat Jatah Pengakatan 135 Guru PNS
Oleh Husnul Khatimah, pada Oct 24, 2018 | 19:43 WIB
Kota Bogor Dapat Jatah Pengakatan 135 Guru PNS
Kadisdik Fachrudin saat menyambut kedatangan Sukma Umbara, Guru Honorer yang lakukan aksi jalan kaki dari Indramayu ke Istana Presiden, Rabu (24/10/2018). (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR TIMUR, AYOBOGOR.COM -- Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fachrudin mengatakan Kota Hujan mendapatkan jatah sebanyak 135 orang untuk diangkat jadi guru yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Kalau dari aturan yang ada kita mendapatkan kuota itu 135 orang se-kota Bogor untuk pengangkatan yang sekarang untuk kuota guru keseluruhannya," kata Fachrudin di kantor Disdik Kota Bogor, Rabu (24/10/2018).

AYO BACA : Pelajar di Kota Bogor Diminta Bawa Ompreng ke Sekolah

Fachrudin mengatakan Kota Hujan sebenarnya membutuhkan 1.000 lebih guru berstatus sebagai PNS namun hal itu tidak dapat diwujudkan dalam waktu dekat karena keterbatasan anggaran pemerintah.

"Kita kekurangan guru lebih dari 1000 guru PNS di Kota Bogor ini. 135 ya tidak mungkin kita bisa terpenuhi tapi tentu kita juga harus maklum dengan kemampuan negara dan peraturan perundangan yang ada," ujar Fachrudin.

AYO BACA : Seorang Guru Honorer Jalan Kaki dari Indramayu ke Istana Presiden

Selain akan mengangkat 135 orang untuk menjadi guru pihaknya kata Fachrudin pada tahun 2019 mendatang juga akan memberikan honor kepada tenaga guru honorer kategori 2 untuk meningkatkan kesejahteraan mereka sebesar Rp1.500.000.

"Kategori 2 yang sudah lebih dulu mengabdi itu lebih dulu kita perhatikan dan di Kota Bogor sudah kita perhatikan kategori 2 itu dari tahun 2017 dan 2018 itu seluruh kategori 2 dapat honor dari pemerintah daerah. 2019 itu minimal honor mereka Rp1,5 juta," kata Fachrudin.

"Nah guru honorer K2 itu peningkatan kesejahteraannya sudah diperhatikan, mulai dicairkan, langsung kita kalkulasi guru honorer yang lainnya karena sama saja sejak 2005 sudah mengabdi," tambahnya.

Dia mengatakan peningkatan kesejahteraan guru honorer memang perlu diperhatikan hal itu juga untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bogor.

"Kalau mutu pendidikan ingin meningkat, mereka kita bantu untuk lebih fokus bekerja, supaya mereka terbantu, kesejahteraan mereka ditingkatkan," pungkasnya.

AYO BACA : Disdik Siapkan Mata Pelajaran Anti Tawuran dan Sekolah Kebangsaan

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi