Larangan Sediakan Kantong Plastik di Kota Bogor Dimulai 1 Desember
Oleh Husnul Khatimah, pada Oct 15, 2018 | 12:25 WIB
Larangan Sediakan Kantong Plastik di Kota Bogor Dimulai 1 Desember
Wali Kota Bogor, Bima Arya. (Husnul Khatimah/ayobogor)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengatakan untuk mengurangi sampah plastik di Kota Bogor, pemerintah melarang toko-toko modern untuk menyediakan kantong plastik terhitung mulai 1 Desember 2018.

"1 Desember larangan dimulai, targetnya semua tidak ada lagi di toko modern yang menyediakan kantong plastik," ujar Bima kepada ayobogor saat ditemui di Balai Kota, Senin (15/10/2018).

Bima mengatakan untuk menerapkan larangan itu pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada semua pemilik toko modern di Kota Hujan dan menurutnya sampai sejauh ini ide pelarangan penyediaan kantong plastik itu didukung oleh banyak pihak.

"Sosialisasi gencar kita lakukan setiap Minggu ada sosialisasi dan gak ada masalah semuanya mendukung," kata Bima.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Elia Buntang menuturkan sosialisasi larangan penyediaan kantong plastik dilakukan setiap hari seperti ke mal, minimarket, toko, dan ritel modern.

"Sudah tak terhitung sosialisasi yang kita lakukan, sudah banyak kita lakukan, setiap minggu, setiap hari kita sosialisasi dan 1 Desember sudah harus dilaksanakan," kata Elia.

Menurut Elia larangan penyediaan kantong plastik di toko-toko modern Kota Bogor diberlakukan karena sampah plastik butuh waktu ratusan tahun untuk diurai sehingga selalu menjadi permasalahan penanganan sampah.

"Bukan hanya di Bogor, itu jadi permasalahan global selama ini. Kalau larangan penyediaan sampah plastik di toko-toko modern efektif, paling tidak bisa mengurangi sampah sebanyak 5 % dari keseluruhan sampah di kota Bogor," kata Elia.

Kedepan sambung Elia jika larangan penyediaan kantong plastik di toko-toko modern ini telah bisa berjalan dengan baik maka tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menerapkan hal yang sama di pasar tradisional.

"Sekarang kita baru fokus pasar modern seperti mall, minimarket, toko, ritel. Kita akan melihat pasar modern itu dulu, kalau sudah bisa berjalan di pasar modern saya yakin akan gampang untuk diterapkan di pasar tradisional," pungkas Elia.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox