Puluhan Ribu Orang Dukung Profesor IPB yang Digugat
Oleh Husnul Khatimah, pada Oct 11, 2018 | 21:40 WIB
Puluhan Ribu Orang Dukung Profesor IPB yang Digugat
Prof Bambang Hero Saharjo. (change.org)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Puluhan ribu warganet menandatangani petisi online berjudul selamatkan prof Bambang Hero Saharjo di change.org. Petisi tersebut sebagai buntut digugatnya Bambang oleh PT Jatim Jaya Perkasa (JJP) ke Pengadilan Negeri (PN) Cibinong.

Petisi sendiri ditujukan ke PN Cibinong, hingga pukul 18.33 WIB telah ditandatangani oleh 62.263 orang. Dalam petisi yang ditandatangani mereka meminta PN Cibinong tolak gugatan PT JJP yang menggugat Bambang sebanyak Rp.510 miliar.

"Ada perusahaan terbukti bersalah membakar hutan Indonesia, dihukum denda 1M, tapi malah balik tuntut saksi ahli sampai 500M. Ketidakadilan ini menimpa Pak Bambang Hero. Dia hanya penuhi undangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk jadi saksi ahli. Tugasnya hitung kerugian negara akibat kebakaran hutan yang disebabkan PT Jatim Jaya Perkasa (PT JJP). Tapi malah digugat," ujar petisi tersebut.

Petisi juga menyatakan gugatan tersebut salah alamat. Menurutnya jika PT JJP tidak terima keputusan harusnya menggugat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai pihak yang menggugat mereka.

AYO BACA : Seorang Profesor IPB Digugat Rp510 Miliar

"Apalagi menurut UU 32/2009, orang yang perjuangkan hak atas lingkungan hiduo itu nggak bisa dituntut atau digugat. Kesaksian Pak Bambang Hero di depan majelis hakim juga terbukti benar dan dijadikan pertimbangan hakim memutus perkara," demikian bunyi petisi.

Sebelumnya diberitakan bahwa Bambang merupakan saksi ahli Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam menghadapi PT JJP untuk kasus kebakaran hutan pada 2013. Dari sejumlah persidangan yang digelar, PT JJP divonis bersalah pada 28 Juni 2018. PT JJP diwajibkan membayar ganti rugi serta biaya pemulihan lingkungan sebesar Rp491 miliar.

Tak terima dengan putusan tersebut, PT JJP kemudian menggugat Bambang ke PN Cibinong dengan gugatan telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menganggap keterangan Bambang pada tahun 2013 tidak memiliki kekuatan pembuktian.

"Surat keterangan ahli kebakaran hutan dan lahan, Bambang Hero Saharjo tertanggal 18 Desember 2013 yang diterbitkan menggunakan logo Institut Pertanian Bogor yang dibuat dan ditandatangani oleh tergugat adalah cacat hukum, tidak memiliki kekuatan pembuktian dan batal demi hukum," ujar PT JJP dalam gugatannya yang didapatkan ayobogor dari PN Cibinong.

PT JJP menggugat agar Bambang dihukum dan membayar kerugian materil berupa biaya operasional pengurusan permasalahan lingkungan hidup, biaya akomodasi dan biaya lainnya sebesar Rp10 miliar. Bambang juga diminta untuk membayar kerugian moril PT JJP sebesar Rp500 miliar.

AYO BACA : IPB Angkat Bicara Soal Beasiswa Mahasiswi yang Dicabut karena Dugaan Pindah Agama

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi