Tiga Agenda Program Penataan Sungai Ciliwung
Oleh Husnul Khatimah, pada Sep 29, 2018 | 18:03 WIB
Tiga Agenda Program Penataan Sungai Ciliwung
Sungai Ciliwung. (Husnul Khatimah/ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Pemerintah Kota Bogor bersama Korem 061/Suryakancana, Komunitas Peduli Ciliwung bakal segera melakukan penataan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung yang melintasi Kota Hujan.

Dalam pilot project tim akan fokus melakukan penataan mulai dari Kampung Pulo Geulis, Babakan Pasar hingga wilayah Sempur atau sepanjang 5 kilometer. Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, ada tiga agenda dalam rangka penataan DAS Ciliwung ini.

AYO BACA : Normalisasi Sungai Ciliwung, Kota Bogor Fokus Pengelolaan Sampah

“Pertama kami akan fokus normalisasi Sungai Ciliwung, kita petakan apa saja persoalan-persoalannya mulai dari sampah, IPAL dan yang lainnya. Kita lihat apa yang bisa dilakukan untuk jangka pendek, menengah dan panjang,” ujar Bima.

Selanjutnya, kata Bima, pihaknya juga fokus penanganan dan pengelolaan sampah dengan melibatkan dan memobilisasi warga, sehingga persoalan sampah yang ada di sepanjang aliran Sungai Ciliwung dapat terselesaikan.

AYO BACA : Normalisasi Sungai Ciliwung, Persoalan Mulai Dipetakan

“Nanti akan ada teknologi dan formula khusus untuk memobilisasi warga agar tidak lagi membuang sampah ke sungai. Jadi, akan didorong agar sampah-sampah yang warga hasilkan memiliki nilai ekonomis,” jelasnya.

Agenda selanjutnya dalam rangka penataan DAS Ciliwung adalah Kampung Tematik. Bima menyatakan akan fokus melakukan penataan di Pulo Geulis Kelurahan Babakan Pasar yang menurut Bima memiliki potensi yang luar biasa dan penuh nilai sejarah, nilai kultural dan menjadi pusat contoh kebersamaan dalam keberagaman.

“Kampung ini terbelah oleh Sungai Ciliwung. Selain letak geografisnya yang cantik, nilai sejarah dan kebudayaannya juga sangat kental di Pulo Geulis. Akan kami tata sebagai bagian dari destinasi wisata Ciliwung agar warga sekitar juga merasakan dampak ekonomi,” kata Bima.

Dia menambahkan program jangka pendek, Pemerintah Kota Bogor bersama berbagai elemen akan melakukan pembersihan memberikan pesan kepada semua, bagaimana menjadikan sungai sebagai pekarangan depan.

“Untuk melarang warga agar tidak membuang sampah dan tidak mencuci di sungai, kita harus mempersiapkan opsi-opsi. Kita lihat dinas mana yang bisa melakukan langkah segera,” pungkas Bima.

AYO BACA : Cimanuk dan Citarum Harus Jadi Pembelajaran untuk DAS Ciliwung

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox