Lomba Peer Counselor, Cetak Konselor Sebaya Untuk Remaja
Oleh Husnul Khatimah, pada Sep 27, 2018 | 19:10 WIB
Lomba Peer Counselor, Cetak Konselor Sebaya Untuk Remaja
Lomba Peer Counselor Remaja Tingkat Kota Bogor 2018. (Husnul Khatimah/ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM --  Sebanyak 80 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Se-Kota Bogor beradu keterampilan dalam lomba Peer Counselor Remaja Tingkat Kota Bogor 2018 yang digelar di Graha Pool. Kegiatan ini bertujuan mencetak anak-anak remaja yang dapat menjadi konselor bagi teman-teman sebayanya.

Kasubag Bina Kemasyarakatan Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Setda Kota Bogor Lia Siti Nurmalia mengatakan, anak-anak remaja pada umumnya lebih senang ‘curhat’ kepada teman sebayanya dibandingkan dengan guru ataupun orangtua. Atas latar belakang tersebut, dibentuklah Peer Counselor Remaja di setiap sekolah yang diseleksi untuk kemudian dilatih petugas kesehatan puskesmas.

AYO BACA : Saat Penulis Remaja Diganjar Penghargaan

“Anak-anak yang menjadi peserta ini merupakan anak-anak terpilih yang mempunyai keahlian sebagai pendengar yang baik, bisa menjaga rahasia dan tentunya sehat secara jasmani dan rohani,” ujarnya disela-sela acara, Kamis (27/9/2018).

Lia menuturkan, di lomba ini peserta akan di tes pengetahuan umum dan kesehatannya baik melalui tes tertulis maupun tes wawancara. Sebab, peserta baik yang menjadi juara atau tidak sudah menjadi bagian dari agen konselor bagi teman-temannya.

AYO BACA : Indiefest 7 Berikan Penghargaan Kepada Sineas Remaja

“Harapan kami dengan adanya peer counselor anak-anak remaja mendapatkan wadah curhat yang benar, tidak curhat di medsos atau ke sembarang orang dan tentunya bisa menurunkan tingkat stres remaja karena bisa bercerita tidak dipendam sendiri,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, kegiatan ini bagian dari upaya mewujudkan Kota Bogor sebagai kota sehat. Lewat lomba ini konselor sebaya bisa meningkatkan kualitas dan keahlianya.

“Anak-anak lebih percaya kepada temannya. Maka peningkatan ini perlu mengingat dalam kehidupan sehari-hari remaja menghadapi tantangan yang terkadang membuat sebagian remaja lupa nilai-nilai agama,” jelasnya.

Ade menambahkan, dari kegiatan ini Pemkot Bogor berharap jumlah konselor tidak hanya sekedar bertambah tetapi juga meningkat keahliannya agar bisa menjalankan perannya sebagai konselor sebaya.

“Mereka mampu menjadi pendengar yang baik sekaligus memberikan saran terbaik bagi temannya," pungkas Ade.

AYO BACA : Di Bawah Umur, Lima Remaja Tersangka Perusakan Sekretariat GMBI Dibebaskan

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi