Hengky-Bima Kompak Tidak Ikut Jadi Jurkam Prabowo-Sandi
Oleh Husnul Khatimah, pada Sep 27, 2018 | 18:39 WIB
Hengky-Bima Kompak Tidak Ikut Jadi Jurkam Prabowo-Sandi
Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat. (Husnul Khatimah/ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COMĀ  -- Hengky Kurniawan dan Bima Arya tenyata kompak tak akan menjadi tim sukses atau juru kampanye (jurkam) untuk pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

Hengki beralasan tidak bersedianya menjadi tim kampanye lantaran ingin fokus terhadap program-program pembangunan di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Apalagi, dirinya baru saja dilantik sebagai Wakil Bupati KBB periode 2018-2023.

Politisi Demokrat yang menjabat sebagai Wakil Bupati Bandung Barat itu juga mengaku, telah bertemu dengan Sandiaga Uno dan dalam pertemuannya, dia tidak diperintahkan untuk menjadi juru kampanye oleh Cawapres tersebut.

AYO BACA : Bima Arya Tegaskan Tidak Ikut Kampanye Pilpres

"Kemarin Mas Sandi sudah menyampaikan tidak akan melibatkan kepala daerah untuk jurkam," kata Hengky di Balaikota Bogor, Kamis (27/9/2018).

Belum lama ini Hengky sendiri terlihat menemani Sandi berkunjung di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Dia mengatakan itu bukanlah tugas sebagai Jurkam dan beralasan belum dilantik jadi Wakil Bupati.

"Kalau yang kemarin saya belum dilantik, jadi mendampingi beliau di Kabupaten Bandung Barat karena sebagai tuan rumah, tapi sekarang sudah fokus untuk masyarakat KBB," katanya.

AYO BACA : Normalisasi Sungai Ciliwung, Kota Bogor Fokus Pengelolaan Sampah

Sementara itu akhir pekan lalu Wali Kota Bogor, Bima Arya yang merupakan politisi PAN juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan ikut ambil bagian menjadi jurkam Prabowo-Sandi. "Saya tegaskan saya tidak akan berkampanye kepada salah satu pasangan di Pilpres," ujar Bima.

Bima beralasan tidak ikut ambil bagian dalam kampanye lantaran menurutnya tugas sebagai Wali Kota sangat berat, menyita waktu dan membutuhkan fokus.

"Jadi saya akan fokus pada pembenahan kota, memperhatikan hal-hal yang belum di selesaikan," kata Bima.

Kemudian lanjut Bima seorang Wali Kota harus menjaga kebersamaan warganya saat penyelenggaraan Pilpres dan menurutnya tidak pas apabila seseorang wali kota mengkampanyekan salah satu calon.

"Yang tak kalah penting adalah menjaga kebersamaan. Kalau Wali Kota berpolitik sibuk berkampanye menurut saya akan kurang pas lebih baik saya berdiri di atas semua golongan," tegasnya.

Sebagai informasi, pasangan Prabowo-Sandi maju di Pilpres 2019 diusung oleh 4 partai, diantaranya Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat.

AYO BACA : Hengky Kurniawan Ingin Terapkan Sekolah Ibu di Bandung Barat

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox