Sampah Jadi Permasalahan Normalisasi Sungai Ciliwung
Oleh Husnul Khatimah, pada Sep 27, 2018 | 09:17 WIB
Sampah Jadi Permasalahan Normalisasi Sungai Ciliwung
Sungai Ciliwiung. (Husnul Khatimah/ayobogor)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Wali kota Bogor Bima Arya dan Komandan Korem 061/Suryakancana Kolonel Inf. Mohammad Hasan meninjau Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung yang melintas wilayah Kota Bogor, Rabu (26/9/2018).

Peninjauan DAS dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengatasi sumber pencemaran sungai kaitan dengan normalisasi sungai Ciliwung. Tim menyambangi DAS Ciliwung yang berada di antara Kelurahan Babakan Pasar dan Kelurahan Baranangsiang.

Dalam kondisi air yang sedang surut karena musim kemarau, Walikota dan Danrem melihat sejumlah tumpukan sampah di bibir sungai. Mereka juga menemukan masih ada warga yang melakukan aktivitas MCK di bantaran sungai.

“Masih banyak warga yang buang sampah ke sungai. Jadi hari ini melaksanakan satu kegiatan yang fokusnya untuk pengelolaan sampah di seputar Pasar Bogor dan sekitarnya yang utamanya adalah normalisasi Sungai Ciliwung yang mengalir di pusat kota,” ujar Bima usai peninjauan.

Ia menambahkan, normalisasi ini sesuai arahan Sekretaris Jenderal Wantannas Letjen TNI Doni Monardo yang ingin melakukan percepatan penataan kembali DAS Ciliwung guna meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dalam rangka ketahanan nasional.

“Tidak bisa hanya dengan sekedar imbauan, nanti kami akan membuat formula agar warga mau berperan aktif. Akan ada nilai ekonomis dari sampah yang mereka produksi setiap hari. Kami akan siapkan teknologi dan infrastrukturnya. Sungai-sungai di Bogor akan ditata lagi agar menjadi lebih bersih dan baru,” kata Bima.

Sementara itu, Danrem 061/Suryakancana Kolonel Inf. Mohammad Hasan mengatakan, sampah merupakan permasalahan klasik yang penanganannya belum maksimal.

“Saya dengan Pak Wali Kota sudah dipanggil ke Wantannas tiga kali untuk paparan mengenai Sungai Ciliwung. Sampah menjadi salah satu fokus permasalahannya. Setelah pertemuan ini akan disusun kebijakan seperti apa yang akan dilakukan,” ujar Hasan.

Dia menambahkan DAS Ciliwung di Kawasan Pulo Geulis hingga Sempur akan dijadikan pilot project dalam hal penataan dan pengurangan volume sampah.

“Secara bertahap. Mungkin akan membuat jaring-jaring khusus di beberapa titik dan ada posko pemantauan sehingga saat mengalir pun sampah sedikit-sedikit berkurang. Insya allah Ini akan menjadi pilot project, kawasan lain bertahap,” jelasnya.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox