Kemeriahan Acara Puncak Hari Jadi ke-536 Bogor
Oleh Husnul Khatimah, pada Aug 12, 2018 | 15:27 WIB
Kemeriahan Acara Puncak Hari Jadi ke-536 Bogor
Wali Kota Bandung, Bima Arya. (Husnul Khatimah/ayobandung)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM--Hari Jadi ke-536 Bogor jatuh pada 3 Juni 2018. Namun demi menjaga suasana kondusif di Kota Hujan yang tengah melaksanakan Ibadah Puasa dan Pilkada sejumlah acara menyambut hari jadi ditunda termasuk pesta rakyat Helaran Seni Budaya yang baru digelar Minggu (12/8/2018).

Meski Helaran Seni Budaya yang merupakan acara puncak Hari Jadi Bogor itu ditunda, tidak sedikitpun mengurangi kemeriahannya. Sejak pagi masyarakat terlihat antusias memadati rute pawai budaya yang berada di sepanjang jalan Sudirman, Jalan Jalak Harupat dan Jalan Salak.

Sekira pukul 08.00 WIB, iring-iringan pawai budaya yang dinanti oleh warga dimulai dari Taman Air Mancur menuju Taman Kencana. Iringan paling depan diisi oleh unsur Muspida Kota Bogor yang menaiki kuda dan diikuti oleh istri para pejabat yang menaiki kereta kencana.

Iringan selanjutnya adalah drum band, pertunjukan seni budaya dari Dinas-dinas Pemerintahan Kota Bogor, atraksi budaya dari berbagai komunitas dari dalam dan luar daerah Kota Bogor dan terakhir iring-iringan mobil hias.

Setiap iring-iringan yang lewat di kerumunan warga yang berjejer di sisi-sisi jalan disambut dengan antusias. Rasa takjub dan gembira terlihat jelas pada ribuan wajah yang menyaksikan festival budaya yang digelar rutin di Kota Bogor ini.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bogor, Sahlan Rasyidi mengatakan setidaknya ada 65 kelompok iring-iringan yang ditampilkan dalam Helaran tahun ini. Semua yang ditampilkan itu menggambarkan kekayan budaya yang dimiliki Kota Bogor.

"Helaran tahun ini lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya dimana terlihat dari antusiasme masyarakat yang menyaksikan Helaran begitu juga dengan jumlah peserta yang tahun ini begitu banyak kalau dihitung perorangan bisa mencapai ribuan peserta," kata Sahlan.

Shahlan menuturkan selain jumlah peserta yang lebih banyak atraksi seni budaya yang ditunjukkan tahun ini juga berbeda dari tahun lalu seperti tari-tarian reog Ponorogo. Kemudian ada pula mobil hias dan pasar seni yang digelar di Taman Kencana.

"Harapannya semoga dengan adanya acara ini kunjungan wisatawan meningkat, dapat mempromosikan pariwisata budaya di Kota Bogor, memberikan kreativitas kepada pelaku seni dan terakhir dapat menaikkan perekonomian di kota dengan banyaknya kunjungan," kata Sahlan.

Senada dengan Sahlan, Ketua Hari Jadi Bogor ke-536, Herry Karnadi mengatakan Helaran Seni Budaya tahun ini terasa lebih meriah. Menurutnya festival rakyat ini telah lama dipersiapkan sehingga acara dapat berlangsung dengan lancar dan meriah.

"Ini adalah agenda tahunan, adalah acara rakyat yang menggambarkan kekayan budaya masyarakat di Kota Bogor, kita berharap ini terus menjadi agenda tahunan yang tentunya diharapkan menjadi penarik wisatawan ke Kota Bogor," kata Herry.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox