Monumen Lady Raffles, Sebuah Tanda Cinta di Kebun Raya Bogor
Oleh Husnul Khatimah, pada Jul 11, 2018 | 11:20 WIB
Monumen Lady Raffles, Sebuah Tanda Cinta di Kebun Raya Bogor
Monumen Lady Raffles di Kebun Raya Bogor. (Husnul Khatimah/ayobogor)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM--Kebun Raya Bogor menyimpan banyak cerita yang menarik untuk diungkap. Salah satu di antaranya adalah kisah romantisme gubernur Inggris di Pulau Jawa yakni Sir Thomas Raffles.

Jejak kisah cinta Gubernur yang memerintah pada tahun 1811-1816 itu dapat ditelusuri dari sebuah monumen yang berada di dekat pintu satu Kebun Raya Bogor monumen itu dinamakan monumen Lady Raffles.

Monumen Lady Raffles didirikan oleh sang gubernur untuk istri pertamanya Olivia Mariamme Raffles yang meninggal pada tahun 1814 akibat mengidap penyakit malaria.

"Monumen itu sebagai kenangan bagi Raffles untuk istrinya yang meninggal saat ia memerintah di Pulau Jawa, dulu Raffles pernah tinggal di istana Bogor saat Jadi Gubernur," ujar Petugas Penerangan Informasi Kebun Raya Bogor, Iteng Dayana saat berbincang dengan ayobogor baru-baru ini.

Monumen yang didirikan Raffles itu terkesan sederhana dengan bangunan berbentuk lingkaran yang dikelilingi oleh delapan tiang. Namun di tengah lingkaran itu terdapat sebuah prasasti yang berisi puisi yang sarat makna akan cinta dan perpisahan seperti berikut:

Oh thou whom neer my constant heart ; (Kamu yang selalu berada di hatiku)
One moment hath forgot ; (Tak pernah sedikitpun kulupakan)
Tho fate severe hath bid us part ; (Walaupun takdir memisahkan kita)
Yet still – forget me not (Janganlah pernah lupakan aku).

Berdasarkan keterangan yang ada di sekitar monumen sebait-bait kata puitis yang ditulis dalam bahasa Inggris klasik pada prasasti itu ditulis oleh Olivia Mariamme sendiri yang tentunya juga menggambarkan suasana hati Raffles yang kehilangan sang buah hati.

Olivia sendiri saat menjadi istri sang gubernur ikut membawa pengaruh terhadap Hindia Belanda dimana dirinya telah ikut memperkenalkan reformasi sosial di kalangan masyarakat Jawa.

Monumen Lady Raffles pernah mengalami rekonstruksi bangunan tepatnya pada tahun 1970. Rekontruksi dilakukan karena menurut pengetahuan Iteng bangunan yang telah tua diterjang angin pada tahun itu.

"Namun walaupun di bangun ulang kembali bentuk fisiknya sama seperti semuanya tidak ada yang berubah," kata Iteng.

Kini monumen yang juga terkenal dengan monumen cinta itu menjadi daya tarik lainnya bagi pengunjung Kebun Raya Bogor dengan cerita cinta yang terkandung didalamnya.
Selain itu bentuk bangunan juga unik dengan arsitektur khas Eropa yang melekat padanya.
.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi