Revisi Perda KTR: Pembeli Rokok Harus Punya KTP
Oleh Husnul Khatimah, pada Apr 13, 2018 | 20:15 WIB
Revisi Perda KTR: Pembeli Rokok Harus Punya KTP
Kepala Bidang Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena.

TANAH SAREAL, AYOBOGOR.COM--Pemerintah Kota Bogor bersama panitia khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) tengah merevisi Perda yang dibuat pada tahun 2009 tersebut.

Kepala Bidang Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, mengatakan dalam revisi itu Pemkot Bogor di antaranya mengusulkan agar pembeli rokok harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Iya, jadi kita akan masukan ke Perda bahwa penjual rokok itu harus menjual kepada yang layak, dibuktikan dengan kartu identitas yaitu KTP," ujar Erna kepada ayobogor, Jumat (13/4/2018).

Erna mengatakan rencana untuk memasukkan aturan itu merupakan dorongan dari masyarakat. Dalam revisi Perda KTR pihaknya di antaranya melakukan diskusi dengan elemen masyarakat untuk mengetahui apa kira-kira yang perlu di revisi atau ditambahkan.

"Pada saat revisi ini kita ada dengar pendapat jadi memanggil masyarakat dan ada keinginan dari masyarakat kita harus meregulasi siapa yang boleh merokok, nah salah satunya yang boleh merokok yang memiliki KTP" kata Erna.

Dia menambahkan keinginan masyarakat kota hujan itu didukung oleh Pemkot. Dengan mewajibkan KTP maka perokok pemula yakni remaja bahkan anak-anak dapat ditangkal.

"Sebetulnya itu sudah ada di PP, tapi kalau tidak ditulis secara jelas dalam Perda, orang jadi lupa. Jadi aturannya sudah jelas setiap orang yang menjual rokok jika curiga umurnya dibawah 17 tahun harusnya menanyakan KTP," kata Erna.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi