Yamaha NMax

Ditemukan Tahu Mengandung Pewarna Pakaian di Bogor

  Jumat, 21 Desember 2018   Husnul Khatimah
Satgas Pangan Kota Bogor melakukan operasi pasar jelang Natal dan Tahun Baru di Pasar Jambu Dua, Kota Bogor, Jumat (21/12/2018). (Husnul Khatimah/Ayobogor.com)

BOGOR TIMUR, AYOBOGOR.COM--Tahu mengandung pewarna pakaian ditemukan oleh Satgas Pangan Kota Bogor saat melakukan operasi pasar jelang Natal dan Tahun Baru di Pasar Jambu Dua, Kota Bogor, Jumat (21/12/2018).

"Dalam operasi pasar ada beberapa temuan salah satunya adalah tahu yang dicampur dengan pewarna baju," ujar Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota yang juga merupakan Ketua Satgas Pangan Kota Bogor,  Kompol Agah Sonjaya.

AYO BACA : Upaya Satgas Pangan Awasi Harga Kebutuhan Pokok

Berdasarkan pantauan ayobogor, tahu mengandung pewarna pakaian itu terlihat berwarna kuning pekat, ditemukan oleh petugas dari salah satu lapak pedagang. Saat dicurigai mengandung bahan berbahaya petugas langsung menindak dengan meminta pedagang memusnahkan tahu tersebut.

"Kita lakukan pembinaan dan kita menyarankan penjual memusnahkan itu dan jangan dijua lagi kepada masyarakat karena itu sangat membahayakan bagi kesehatan," ujar Agah.

AYO BACA : Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Telur dan Daging Ayam Meroket

Sementara itu Kepala Bidang Tata Niaga Disperindag Kota Bogor, Mangahit Sinaga mengatakan pihaknya telah mengambil tahu tersebut untuk diperiksa di laboratorium. Hal tersebut untuk memastikan kandungan tahu.

Meski demikian sementara ini, dengan penampakan dan ciri-ciri tahu yang berbeda dengan yang lainnya Mangahit menduga tahu tersebut mengandung bahan yang berbahaya bagi kesehatan.

"Tapi tetap kita ambil untuk diperiksa lab, saya kan tidak bisa memastikan, harus diuji lab, secara hukum kan juga harus diperiksa lab dulu," ujar Mangahit.

Terkait penindakan selain memusnahkan tahu tersebut, pedagang tahu juga diberikan peringatan yang tegas agar tidak mengulangi perbuatan mereka. Jika kembali kedapatan melakukan hal yang sama pedagang akan ditindak pidana.

"Penjual sudah kita kasih warning tadi, dia akan diawasi, selanjutnya kalau masih melakukan kita pidanakan, jadi yang ditangkap bukan barang nya lagi tapi pedagangnya," tukas Mangahit.

AYO BACA : Polres Bogor Sediakan Kotak Pengaduan Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar