Yamaha

BMKG: Bogor Rawan Angin Kencang

  Selasa, 11 Desember 2018   Husnul Khatimah
Ilustrasi angin kencang.

DRAMAGA, AYOBOGOR.COM -- Kepala Seksi Pusat Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dramaga Bogor Hadi Saputra mengatakan wilayah Bogor rawan terjadi angin kencang termasuk puting beliung.

"Rawan karena ini daerah berpotensi terjadi angin kencang, angin puting beliung berlaku untuk seluruh wilayah Bogor," ujar Hadi kepada ayobogor saat ditemui di kantornya, Senin (10/12/2018).

Dia mengatakan angin puting beliung yang terjadi pada Kamis (5/12/2018) lalu di sebagian wilayah Bogor juga bukanlah pertama kalinya menerjang Bogor. Hampir tiap tahun selalu ada potensi terjadi puting beliung di Bogor.

"Sebelumnya juga pernah terjadi, tiap tahun pasti ada, paling banyak itu terjadinya di musim peralihan dari musim kemarau ke musim hujan dan musim hujan ke musim kemarau," terang Hadi.

Menurutnya Bogor termasuk wilayah yang rawan terjadi angin kencang sebab topografinya dikelilingi oleh pegunungan dan daerah tempat tumbuhnya awan cumulonimbus.

Awan cumulonimbus adalah awan yang secara kasat mata terlihat berwarna hitam yang dikenal menjadi penyebab terjadinya petir, angin kencang dan hujan lebat.

"Biasanya kalau pagi terik terus siang terlihat awan hitam abu-abu dan kemudian terdengar suara petir itu adalah awan Columnibus dan harus waspada jangan aktivitas ditengah lapangan bola lebih baik dihentikan dan jangan berteduh di bawah pohon," ujar Hadi.

Dia mengatakan saat terlihat awan Cumulonimbus pihak BMKG sendiri akan memberikan informasi tentang peringatan dini cuaca namun demikian pihaknya tidak bisa memastikan dimana tepatnya angin kencang, petir dan hujan lebat terjadi sehingga masyarakat diminta selalu waspada.

"Prediksi kami hanya menyebutkan berpotensi terjadi hujan lebat dan angin kencang kita gak tahu anginnya ini di titik mana turunnya kalau wilayahnya kita tahu kecamatan A B C D, cuma ini angin turunnya di titik mana tepatnya kita belum tahu belum ada alat yang mendeteksi itu," tukas Hadi.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar