Yamaha NMax

Tanaman Narkoba Katinon Ditemukan di Kawasan Puncak Bogor

  Jumat, 30 November 2018   Husnul Khatimah
Kapolres Bogor, AKBP Andy Mochamad Dicky. (Husnul Khatimah/ayobogor).

CIBINONG, AYOBOGOR.COM--Selain mengungkap kasus ladang ganja, Polres Bogor juga berhasil menemukan kebun katinon dalam operasi Antik 2018.

"Katinon ditemukan di Desa Tugu Utara (kawasan Puncak) sudah ditanam sekitar 100 meter dengan 227 batang," ujar Kapolres Bogor, AKBP Andy Mochamad Dicky, di Mapolres Bogor, Jumat (30/11/2018).

Menurut Dicky, Katinon adalah tanaman jenis narkoba yang memberikan efek berbahaya bagi penggunanya. Tanaman tersebut juga telah mempunyai kekuatan hukum untuk dilarang dikembangbiakkan.

"Pohon Katinon adalah jenis pohon yang dilarang dalam pasal 114 ayat 2 dan atau pasal 111 ayat 1, 111 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Permenkes nomor 20 tahun 2018 tentang narkotika gol 1. Biasanya pohon ini nanti diproses lagi untuk jadi narkotika," kata Dicky.

Kasus penemuan kebun Katinon di Desa Tugu Utara itu terungkap dari laporan masyarakat. Saat polisi melakukan penyelidikan pelaku berinisial S (85) berhasil diamankan dan ratusan pohon yang ditemukan dibongkar.

"Berdasarkan pengakuan pelaku yang punya Katinon ini mereka baru sekali menanamnya. Kepada pelaku itu kita kenakan UU Narkotika dengan hukuman maksimal 5 tahun" ujar Dicky.

Sementara itu Kasatnarkoba Polres Bogor, AKP Andri Alam Wijaya menyatakan Katinon ditanam di sbeuah lahan dekat sebuah villa di lahan Perhutani. Namun pihaknya belum menemukan adanya keterlibatan pihak Perhutani.

"Sampai hari ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan termasuk para saksi saya rasa sejauh ini adalah tindakan oknum saja," kata Andri.

Dia mengingatkan agar masyarakat berhati-hati dengan tanaman Katinon ini karena sudah jelas dilarang oleh hukum namun masyarakat banyak yang belum mengetahuinya.

"Kepolisian dan BNN juga harus banyak melakukan sosialisasi karena banyak masyarakat tidak mengetahui itu dilarang. Masyarakat harus mengetahuinya karena daunnya hampir sama dengan daun teh. Ketika Katinon itu ada di lahan seseorang apakah dia tahu atau tidak tahu itu melanggar hukum karena undang-undang narkoba berbicara kepemilikan," jelas Andri.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar