Yamaha Mio S

Polisi Tolak Izin Acara Kekhalifahan di Kabupaten Bogor

  Selasa, 13 November 2018   Husnul Khatimah
Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar Polisi Andy Mochamad Dicky. (Husnul Khatimah/ayobogor)

CIBINONG, AYOBOGOR.COM -- Polisi Resort Bogor tidak memberikan izin terhadap acara syiar dan silaturahmi kekhalifahan yang direncanakan digelar di Masjid Az Zikra, Kabupaten Bogor tanggal 17 November 2018.

Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar Polisi Andy Mochamad Dicky, mengatakan sebelumnya pihaknya mendapatkan permohonan izin terhadap acara tersebut yang diberikan sebulan lalu oleh panitia penyelenggara Silaturahmi Warga khilafatul muslimin Yayasan Nur Syakirah.

"Acara rencananya akan dilaksanakan pukul 09.00 WIB sampai dengan 11.00 WIB yang bertemakan titik awal kebangkitan Islam di dunia," ujar Dicky, Selasa (13/11/2018).

Terkait izin tersebut Polres Bogor melakukan melakukan pengecekan dan melakukan koordinasi dengan pihak pemilik tempat yang akan dilaksanakannya kegiatan tersebut. 

"Hasil pengecekan dan penyelidikan polisi, kegiatan yang akan dilaksanakan diduga berkaitan erat dengan khilafah untuk mengganti sistem pemerintahan NKRI dari Pancasila, demokrasi menjadi khilafah," kata Dicky

Maka Polres Bogor tidak memberikan izin karena isi acara yang direncanakan tersebut bertentangan dengan Pancasila dan Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia.

Polres Bogor juga sudah berkoordinasi dengan pihak pemilik tempat yaitu Az Zikra bahwa pihak Az Zikra juga tidak akan memfasilitasi tempat tersebut sebagai lokasi acara karena acara tersebut tidak mendapatkan izin dari kepolisian.

Dicky mengklaim bahwa kegiatan tersebut mendapatkan penolakan dari masyarakat khususnya ormas Islam dan elemen mahasiswa. Ia mengimbau kepada pihak yang berencana menghadiri kegiatan tersebut tidak perlu datang karena acara tersebut tidak memiliki ijin dan meminta pihak penyelenggara membatalkan acara.

"Apabila tetap dilaksanakan akan kami bubarkan dan pada hari H-1 dan H-nya akan kami laksanakan penjagaan untuk mencegah terjadinya konflik karena dikhawatirkan akan terjadi aksi penolakan dalam gelombang besar terhadap acara tersebut,” tutup Dicky.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar