Yamaha NMax

Delapan Kepala Sekolah Dasar Resmi Dilantik

  Sabtu, 29 September 2018   Husnul Khatimah
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fachrudin. (Husnul Khatimah/ayobogor.com)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COMĀ -- Sedikitnya sebanyak delapan Kepala Sekolah Dasar resmi dilantik Wali Kota Bogor Bima Arya di Balai Kota Bogor. Para kepala sekolah ini akan langsung bertugas mulai, Senin (1/10/2018) mendatang.

Kadisdik Kota Bogor Fahrudin mengatakan, pelantikan 8 kepala sekolah ini dasarnya karena ada kekosongan akibat ada beberapa kepala sekolah SD yang pensiun sehingga kekosongan tersebut perlu diisi.

Dalam menentukan posisi kepala sekolah dasar ini, pihaknya tidak sembarangan memilih. Para kepala sekolah ini mengikuti seleksi di Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS).

"Jadi kalau ada kepala sekolah yang pensiun diisinya sama yang sudah senior dan punya banyak pengalaman agar prestasi sekolahnya tidak menurun," ujar Fachrudin, Sabtu (29/9/2018).

Ia menuturkan, dari 8 kepala sekolah yang dilantik ini empat merupakan kepala sekolah baru dan empat kepala sekolah digeser ke sekolah dasar yang sudah dipilih. Ia pun berpesan kepada para kepala sekolah agar mampu menjadi kepala sekolah berotak profesor, yang berakhlak mulia, menjadi motivator dan suri tauladan bagi yang lain.

AYO BACA : Disdik Siapkan Mata Pelajaran Anti Tawuran dan Sekolah Kebangsaan

"Anak-anak kita ini memerlukan treatment yang luar biasa, tidak bisa yang biasa saja agar pendidikan di Kota Bogor menjadi hebat," jelasnya.

Sementara itu, Wali kota Bogor Bima Arya mengatakan, pendidikan dasar merupakan pondasi awal dari akhlak, keterampilan, wawasan dan kepribadian generasi muda. Tak ayal, tugas berat berada di pundak kepala sekolah sebagai pimpinan sekolah. Pasalnya, kepala sekolah bukan sekedar memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan baik tetapi juga mentransfer pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai luhur.

"Tugas kepala sekolah bukan hanya soal administrasi tapi memberikan inspirasi dan motivasi bagi anak-anak agar jadi generasi yang mumpuni di masa depan," tegasnya.

Bima sangat berharap kepala sekolah mampu membangun komunikasi yang baik dengan orangtua, siswa dan lingkungan tempat tinggal siswa. Mengingat terbentuknya karakter siswa juga turut dipengaruhi dari lingkungan rumah dan masyarakat sekitar. Apalagi saat ini sedang dihadapkan pada permasalahan kekinian dimana anak-anak kecanduan bermain gawai. Sehingga ini menjadi tantangan bagi semua pihak untuk sama-sama mengkampanyekan manfaat dan mudharat dari gawai.

"Kita beri pemahaman kepada mereka kalau masa depan kota ini berada di tangan kita sendiri, kita tanamkan kepada mereka rasa cinta kepada kota sendiri, dan mencetak anak-anak cosmopolitan yang kuat patriotisme kebangsaannya," katanya.

AYO BACA : Pertama Kali, Kota Bogor Akan Berikan Penghargaan Bagi Insan Pendidikan


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar