Yamaha NMax

Menengok Kemegahan Patung Dewa Wisnu di Bali

  Selasa, 27 Maret 2018   Husnul Khatimah
Patung dewa Wisnu di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK). (Husnul Khatimah/ayobogor)

BADUNG, AYOBOGOR.COM--Bali menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia yang terkenal di seluruh dunia. Bali memiliki alam yang memesona. Selain itu, pulau Dewata ini juga dikenal dengan budaya dan keluhuran tradisinya. 

Salah satu budaya yang mencolok di Bali adalah budaya Hindu yang terlihat jelas dari banyaknya ornamen bangunan dan patung dewa-dewa Hindu. Salah satu patung dewa yang terkenal di sana yaitu patung dewa Wisnu.

Patung dewa Wisnu terdapat di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jalan Raya Uluwatu, Unggasan, Kabupaten Badung. Selain patung Dewa Wisnu di sini juga terdapat tunggangan dewa Wisnu yakni burung Garuda. Kemudian teater dengan pemandangan perbukitan kapur yang indah yang disebut Lotus Pound.

Bagi wisatawan yang akan berwisata ke tempat ini, Anda akan disambut pengelola untuk berfoto-foto di tempat yang telah disediakan sebelum akhirnya memasuki gerbang GWK.

Sebelummemasuki lokasi utama objek wisata ini, pelancong diwajibkan untuk menggenakan selendang kuning yang diikat pada pinggang. Bagi umat Hindu hal ini sebagai simbol penghormatan. Kuning melambangkan kesuburan. 

Untuk sampai di Patung Dewa Wisnu, pengunjung akan melewati puluhan anak tangga karena objek wisata ini berada lokasi yang tinggi. Setibanya di puncak Anda akan melihat pemandangan alam yang cantik dan asri.

Di bagian puncak terdapat patung Dewa Wisnu tanpa tangan yang berdiri tinggi dan kokoh. Patung berwarna abu-abu ini memiliki ketinggian sekitar 23 meter yang terbuat dari tembaga dan kuningan. 

Pada bagian bawah patung dikelilingi oleh air dan di sampingnya terdapat mata air yang dipercaya memiliki khasiat menyembuhkan penyakit. Mata air tersebut tidak pernah kering dan muncul dari bukit kapur di tempat tersebut. 

Di lokasi mata air tersebut, biasa dilakukan ritual di mana pengunjung membasuh wajah dan rambutnya dengan air yang bersumber dari mata air, kemudian dibagian akhir, kening Anda akan ditempelkan beras. Ritual ini dipandu seorang pendoa 

Di belakang patung Dewa Wisnu terdapat patung burung Garuda dengan tinggi 18 meter. Untuk menuju ke sana Anda harus menuruni tangga.

Patung burung Garuda mengarah ke perbukitan batu kapur yang ada di sekitar lokasi. Patung tersebut terlihat seolah-olah sedang bersiap untuk terbang. Setelah melewati patung burung Garuda saatnya untuk menikmati pemandangan perbukitan batu kapur atau yang disebut Lotus Pound.

Lotus Pound memiliki teater yang mampu menampung 7000 orang, sehingga sering dimanfaatkan oleh berbagai lembaga sebagai lokasi acara baik acara berskala lokal, nasional maupun internasional.

Satu lagi yang dapat Anda nikmati saat berkunjung ke GWK adalah menikmati alunan musik rindik yang merupakan alat musik tradisional khas Bali yang berada dekat pintu keluar kawasan Wisata ini. Anda bisa menikmati suara rindik sambil berbelanja oleh-oleh khas Bali yang memang disediakan di tempat ini.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar