Polisi Cokok Belasan Anggota Geng Motor Moonraker
Oleh Hengky Sulaksono, pada Nov 21, 2017 | 07:04 WIB
Polisi Cokok Belasan Anggota Geng Motor Moonraker
Pimpinan Moonraker, H (tengah) bersama dua anggota lainnya tengah berjalan di Markas Polres Bogor, Senin (20/11/2017). (Istimewa)

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Belasan anggota geng motor Moonraker dicokok aparat Polres Bogor. Geng motor Moonraker ini disinyalir kerap melakukan tindakan kriminal dan meresahkan warga Kabupaten Bogor.

Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto, mengatakan para pelaku terbilang sadis. Mereka tak segan melukai korbannya saat menjalankan aksinya.

"Kalau kita lihat motifnya cukup sadis. Dengan berbagai alat, snejata tajam digunakan untuk melukai korban. Kemudian merampas sepeda motor korban," kata Agung kepada wartawan di Markas Polres Bogor, Senin (20/11/2017).

Penangkapan belasan anggota Moonraker ini berawal dari hasil penyelidikan kepolisian yang menerima keluhan warga. Polres Bogor menerima setidaknya enam laporan dari warga sebelum meringkus para anggota Moonraker.

"Ada enam laporan polisi. Ini akan kita kembangkan terus kepada jajaran lain, kemungkinan di Kota Bogor juga ada. Kita akan koordinasi. Kalau ada segera kita proses," katanya.

Salah satu dari belasan orang yang ditangkap ialah ketua Moonraker berinisial H (25). Polisi terpaksa menghadiahkan timah panas ke arah kaki H lantaran ia melakukan perlawanan saat hendak ditangkap di rumah kontrakannya yang terletak di daerah Cikaret. Selain para anggota geng motor, polisi turut menciduk dua orang penadah berinisial M (36) dan AP (31).

Polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa senjata tumpul dan tajam serta sembilan unit depeda motor yang diduga kuat sebagai barang hasil curian.

Para pelaku terancam dijerat dengan pasal berlapis antara lain 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan ancaman maksimal 12 tahun penjara, UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin, dan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama dengan ancaman hukuman 5 Tahun 6 Bulan.

Sedangkan dua terduga penadah bakal dijerat dengan Pasal 480 KUHP tentang Penadahan dengan ancaman hukuman kurungan badan maksimal 5 tahun penjara.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox