Saat Penulis Remaja Diganjar Penghargaan
Oleh Hengky Sulaksono, pada Oct 30, 2017 | 19:09 WIB
Saat Penulis Remaja Diganjar Penghargaan
Para pemenang Akademi Remaja Kreatif Indonesia berpose.(Hengky)

BOGOR, AYOBOGOR.COM--Puluhan penulis remaja dari seluruh Indonesia berkumpul dalam ajang penghargaan Akademi Remaja Kreatif Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Penerbit Mizan di Hotel Salak The Heritage, Kota Bogor, Senin (30/10/2017) sore.

Para penulis yang merupakan SMP dan SMA ini memperebutkan status sebagai yang terbaik pada tiga kategori karya tulis, antara lain lomba cipta syair, komik, dan cerita pendek. Ke-60 penulis yang berkumpul merupakan hasil seleksi dari 894 pendaftar naskah, di mana 11 di antaranya merupakan siswa SMP.

CEO PT. Mizan Pustaka, Yadi Saeful Hidayat mengatakan ajang ini merupakan wadah apresiasi yang diberikan kepada para penulis remaja di seluruh tanah air. Ajang ini merupakan yang ketiga kali sejak pertama kali digelar 2014 lalu.

"Ini merupakan bentuk apresiasi kita kepada para penulis-penulis remaja yang ada di Indonesia. Saya kira kegiatan seperti ini baru ada di sini di Indonesia," kata Yadi, Senin (30/10/2017) petang.

Seluruh karya yang terkumpul dinilai para juri yang berasal dari kalangan akademisi maupun penulis. Dewan juri memilih lima nominator dalam setiap kategori dan menentukan tiga di antaranya sebagai pemenang dalam setiap kategori. Pemenang kategori cipta syair jatuh pada Anisa Rahayu asal Bandung, Cipta Komik pada Audi Anindita Pramesti asal Jakarta, dan Cipta Cerpen dimenangkan Ellina Ariesta Saputri dari Sumatra Selatan.

Para pemenang tiga besar dari berbagai kategori ini menerima penghargaan berupa uang pembinaan. Mereka juga bakal diberangkatkan ke Singapura untuk mengikuti Singapore Toys Game and Comic Convention.

Selain menghadiri penghargaan, para remaja ini juga mengikuti berbagai kegiatan sejak tanggal 26-31 Oktober. Beberapa kegiatan tersebut anatara lain wisata edukasi, ARKI race, temu kreator, dan donasi buku.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad mengapresiasi penganugerahan yang diberikan kepada para penulis remaja. Ajang ini juga melengkapi keberadaan wadah apresiasi kepada para remaja yang bergerak di berbagai bidang, terkhusus bidang literasi.

Selain ARKI, kata Hamid, berbagai ajang penghargaan untuk remaja juga telah bermunculan di berbagai bidang akademik macam matematika, fisika, olahraga, seni, hingga penelitian. Penghargaan-penghargaan ini diharapkan mampu menjadi kawah candradimuka bagi berkembangnya bibit-bibit pakar nasional di bidang masing-masing.

"Pokoknya semua harus diapresiasi. Ini adalah ajang anak-anak kita membentuk skill-nya. Karena berkreasi ini adalah puncak dari sebuah proses belajar. Saya berharap program ini berlanjut, apapun bentuknya," kata dia.

Editor : Adi Ginanjar Maulana
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox