Di Bawah Umur, Lima Remaja Tersangka Perusakan Sekretariat GMBI Dibebaskan
pada Apr 17, 2017 | 14:55 WIB
Di Bawah Umur, Lima Remaja Tersangka Perusakan Sekretariat GMBI Dibebaskan
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Lima orang remaja yang menjadi tersangka kasus dugaan perusakan sekretariat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia Kabupaten Bogor dibebaskan aparat kepolisian pada Minggu, 16 April 2017 kemarin.

Berdasarkan catatan kepolisian, kelima tersangka yang masih berusia di bawah umur ini yakni IF (16), RH (18), MR (16), N (17), dan DT (17). Kelima remaja tersebut diserahkan aparat kepolisian ke pihak orangtuanya setelah ‘ditahan’ di Balai Rehabilitasi Sosial Marsudi Putra (BRSMP) Cileungsi.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Bogor, Ajun Komisaris Polisi Ita Puspita Lena mengatakan, lima remaja tersebut dilepaskan setelah berakhirnya masa rehabilitasi selama tiga bulan yang berawal pada 16 Januari hingga 16 April 2017.

"Maka pihak BRSMP Cileungsi telah mengembalikan anak-anak tersebut kepada orangtuanya masing-masing dengan disaksikan perwakilan," kata Ita kepada wartawan, Senin (17/4/2017).

Ita mengatakan, kelima remaja bersama santri lain yang berjumlah total 12 orang dipimpin gurunya, H. Basit, datang dari pesantren Nurul Taqwa Al Hasanah melakukan perusakan sekretariat GMBI, Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Jumat (13/1/2017) dini hari.

Berdasarkan bukti permulaan, 12 orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk di antaranya lima remaja di bawah umur ini. Penyidik Polres Bogor mengirim surat perintah dimulai dari penyidikan (SPDP) dan melaksanakan diversi terhadap kelima tersangka dan memutuskan mengirim kelima remaja untuk melakukan rehabilitasi di BRSMP selama tiga bulan.

"Kelima anak dibawa ke rumah orangtua masing-masing. Para orangtua belum memutuskan apakah akan dititipkan kembali ke pesantren atau tidak," kata Ita.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Aerox