Yamaha

Menikmati Bakso Beranak di Big Bakso Family

  Selasa, 07 Februari 2017   Andres Fatubun
Bakso Beranak di Big Bakso Family. Gisa Vadhika/AyoBogor.

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Di Indonesia, bakso telah menjadi makanan yang umum disantap oleh masyarakat. Ada pedagang yang menjual bakso biasa, ada pula yang menawarkan bakso dengan keunikan tersendiri.

Big Bakso Family dapat dikatakan salah satu tempat yang menjual bakso unik tersebut.

Alasannya, di tempat itu pelanggan akan disuguhkan "bakso beranak". Itu bukan berarti bakso mereka bisa hamil lalu beranak pinak, melainkan karena terdapat berbagai macam makanan yang ada di dalam bakso super besar.

"Sebenarnya nama bakso beranak dimunculkan oleh para konsumen," kata Siti Rohimah, istri pemilik Big Bakso Family Oding Yusup, kepada AyoBogor, Selasa (7/1/2017).

Dia melanjutkan Oding sendiri pada mulanya lebih menekankan unsur”keluarga” pada sajian bakso mereka. Dari jajaran menu bakso, pembeli dapat memilih antara bakso beranak isi tiga atau isi enam, yang masing-masing dihargai Rp15.000 dan Rp30.000. Pada kedua menu tersebut, pembeli akan disuguhkan empat bakso kecil dan satu bakso super besar yang di dalamnya terdapat bakso urat, bakso biasa, bakso pedas, telor, sosis, dan tahu.

Di samping itu, pembeli akan ditawari menu tambahan pendamping bakso yang akan disesuaikan dengan selera pribadi, seperti mie, bihun, atau sayuran.

Tak hanya itu, menu andalan mereka lainnya yakni super big bakso family yang ukurannya dua kali lebih besar dari nama pertama.

"Menu tersebut ada pilihan tambahan yang dijejalkan ke dalam bakso, yaitu keju, ayam balado, steak, atau ati. Ukuran bakso beranak di menu super big bakso family bisa disamakan dengan bola voli," jelasnya.

Pembeli juga dapat memesan menu lain seperti mie ayam serta mie ayam ngumpet.

"Sekarang sudah mulai banyak pedagang yang menawarkan bakso beranak, jadi kami mencoba berinovasi dengan mie ayam," tuturnya.

Selayaknya nama yang disandangnya, mie ayam yang satu ini memang bersembunyi, atau lebih tepatnya disembunyikan di dalam bakso besar. Barulah setelah bakso itu dibedah, pembeli dapat melihat dan menyantap mie ayam yang disajikan dengan saus bulgogi.

Pembeli mesti cekatan datang ke tempat yang telah berdiri sejak enam tahun lalu itu, karena sejak mereka buka pukul 10.00 WIB, tidak butuh waktu lama sebelum bakso mereka habis dipesan. Biasanya, tempatnya sudah kehabisan bakso sekitar pukul 16.00 atau 17.00 WIB.

"Kami bahkan memberikan nomor antrean pada pengunjung," tutur Rohimah, mengisyaratkan membeludaknya orang yang ingin mencicipi bakso beranak di akhir pekan.

Selain di wilayah Bogor, Big Bakso Family juga telah membuka cabang di Bekasi dan rencananya akan merambah Bandung. (Gisa Vadhika Sacawisastra)


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar