Yamaha

Ini Daerah yang Ajukan Penangguhan UMK

  Selasa, 27 Desember 2016   Adi Ginanjar Maulana
UMK.(antara)

BANDUNG, AYOBOGOR.COM--Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat menyatakan sekitar 140 perusahaan dari sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat mengajukan penangguhan pemberlakuan upah minimum kabupaten/kota atau UMK Tahun 2017.

"Dan dari total perusahaan yang mengajukan penangguhan paling banyak berasal dari Kabupaten Bogor dan Bekasi. Hingga batas akhir pengajuan permohonan penangguhan pada 21 Desember ada sekitar 140 perusahaan yang mengajukan penangguhan," kata Kadisnakertrans Jawa Barat Ferry Sofwan, ketika dihubungi melalui telepon, Senin.

Ia menuturkan belum mengetahui secara pasti perusahaan sektor apa saja yang mengajukan penangguhan UMK 2016 karena saat ini pihaknya masih melakukan pendataan untuk mengelompokkan jenis-jenis usahanya.

"Kalau untuk sektor usaha apa, itu belum pengelompokan, baru rekap per daerahnya. Paling banyak itu ada di Kabupaten Bogor dan Bekasi," kata dia.

Menurut dia, saat ini Disnakertrans Jawa Barat juga mulai melakukan pemeriksaan terhadap 140 perusahaan yang mengajukan penangguhan UMK dan akan mencocokkan data-data yang diberikan pihak perusahaan dengan fakta di lapangan.

Ia mengatakan setelah proses itu dilakukan maka pada 21 Januari mendatang baru akan diketahui perusahaan mana saja yang disetujui atau ditolak penangguhannya.

"Jadi untuk keputusannya melalui Keputusan Gubernur (Kepgub) yang menetapkan perusahaan mana saja yang disetujui penangguhan pelaksanaan UMK 2017," ujarnya.

Oleh karena itu, kata Ferry, Disnakertrans Jawa Barat belum bisa memastikan jumlah perusahaan yang mengajukan penangguhan meningkat atau berkurang dari tahun sebelumnya.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar