Yamaha

Pemkot Bogor Bina Petugas Masjid

  Kamis, 22 Desember 2016   Adi Ginanjar Maulana
Ilustrasi mengaji.(Antara)

BOGOR, AYOBOGOR.COM--Sebanyak 228 petugas masjid atau Marbot mengikuti pembinaan yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu, dalam rangka meningkatkan kemampuannya dan dapat memakmurkan masjid.

"Pembinaan ini bertujuan untuk membangkitkan dan menyemarakkan peran masjid sekaligus juga para pelaku yang menjadi pengurus masjid," kata Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, di Bogor, Rabu.

Usmar menyebutkan, pembinaan para Marbot Masjid merupakan lanjutan dari kegiatan pembinaan yang dilakukan bagi para khatib, imam masjid dan remaja masjid yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor.

Menurutnya, peran Marbot Masjid selaku petugas yang merawat masjid serta, merapikan dan melengkapi persiapan untuk beribadah, sangat penting. Karena jika tidak dilandasi niat tulus maka pekerjaan tersebut hanya akan menjadi kesia-siaan saja.

"Pemkot Bogor mendorong peran aktif marbot, harapannya mereka selalu diberi eksehatan dan kemudahan dalam bertugas menjaga rumah Allah," kata Usmar.

Ketua Panitia kegiatan pembinaan Marbot Masjid, Kasubag Kemasyarakatan, Sekretarsi Daerah Kota Bogor, Arif Rahman Badruddin mengatakan, jumlah marbot di Kota Bogor sebanyak 912 orang. Jumlah tersebut diperoleh dari hasi identifikasi yang dilaksanakan pihaknya.

Menurutnya, pendataan dilakukan dalam rangka memberikan bantuan dari Pemerintah Kota Bogor kepada para marbot. Indikator yang digunakan dalam melakukan pendataan adalah warga ber-KTP Bogor, tidak berstatus sebagai PNS maupun karyawan swasta, bukan pensiunan, tidak sedang menerima bantuan serupa dari pihak lain, sudah aktif bertugas menjaga masjid selama dua tahun dibuktikan dengan surat keterangan dan DKM masjid terkait.

"Pembinaan marbot masjid dilangsungkan selama dua hari, mereka dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diikuti 119 orang, dan gelombang kedua dilangsunkan hari berikutnya," kata Arif.

Arif menambahkan, upaya kedepan, akan dilakukan seleksi bagi para marbot dengan indikator lebih diperketat, agar pemberian bantuan dari pemerintah lebih tepat sasaran.

Ketua MUI Kota Bogor KH Adam Ibrahim mengapresiasi kebijakan pemerintah yang mau memperhatikan kesejahteraan para marbot masjid dengan memberikan pembinaan dan bantuan insetif untuk mendorong kerja pertugas masjid.

Menurutnya, orang yang siap memakmurkan masjid hanyalah orang Islam yang berimana kepada Allah SWT, yang beriman mempercayai ada kehidupan akhirat setelah mati. Hanya orang yang suda dan siap beribadah yang dapat memakmurkan masjid.

"Karena masjid adalah tempat paling baik di sisi Allah dan tempat paling dicintai. Meruju dari hadis nabi yang menanyakan tempat apa yang dicintai oleh Allah SWT dan orang yang paling dicintai adalah yang paling pertama datang ke masjid, dan paling akhir pulang dari masjid," katanya.

Adam menambahkan, pembinaan bagi marbot masjid juga menjadi ajang silaturahmi dan tolabul ilmi yang bertujuan untuk meningkatkan dan memakmurkan masjid.

Sebelumnya, Pemkot Bogor juga sudah melaksanakan pembinaan bagi 484 guru ngaji dari total 1.943 guru ngaji yang ada. Selain pembinaan, juga disalurkan uang insentif senilai Rp300 ribu per tiga bulan selama satu tahun, total Rp900 ribu per tahun.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar