Annarto Mall Tawarkan Sistem Bagi Hasil untuk Tempat Usaha

  Kamis, 01 Desember 2016   Adi Ginanjar Maulana
Ketua Entrepreneur Muda Bandung (EMB) Lina Meliani saat memberikan pemaparan soal Annarto Mall di salah satu restoran di Kota Bandung, Kamis (1/12/2016)

BANDUNG, AYOBANDUNG—Annarto mall menawarkan tempat usaha dengan sistem syariah atau bagi hasil bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah di Kota Bandung.

Tim Management Annarto Mall Cucu Laksana mengungkapkan penawaran konsep bagi hasil tersebut sebagai upaya penjaringan Anarto Mall pada pelaku usaha menengah ke bawah.

"Kami berharap Annarto Mall menjadi pionir fesyen Muslim terbesar di Garut yang mengangkat produk UMKM daerah," katanya di salah satu restoran di Kota Bandung, Kamis (1/12/2016).

Annarto Mall memberikan penawaran berupa sistem bagi hasil 60% untuk pelaku usaha dan 40% untuk pemilik mall. Akan tetapi, apabila pencapaian omzet di atas 200% proses bagi hasil akan dinegosiasikan selanjutnya.

Pihaknya pun menyediakan kasir bersama yang maka setiap pembelian produk selama satu bulan akan diakumulasikan pada akhir bulan serta pembagian omzet 60% otomatis diberikan kepada pemilik usaha.

Untuk mempermudah promosi penjualan produk bagi pelaku usaha, Annarto Mall menyediakan berkas lamaran calon pekerja untuk mempermudah pelaku usaha mencari karyawan.

"Kami tidak akan membebankan biaya seperti penyewaan toko pada umumnya. Di samping itu, Annarto Mall menyediakan subsidi bagi tenaga pekerja khusus yang disesuaikan dengan pemilihan bangunan serta luas toko," katanya.

Di tempat sama, Ketua Entrepreneur Muda Bandung (EMB) Lina Meliani mengatakan konsep syariah yang ditawarkan Anarto Mall menjadi pintu gerbang bagi pelaku usaha untuk menjaring pasar yang lebih luas.

"Ini merupakan peluang yang bagus untuk melebarkan sayap dari para pelaku UMKM khususnya untuk ekspansi penjualan,” katanya.

Lina mengharapkan ke depan ada investor potensial yang siap membangun mall seperti Annarto Mall. Hal ini dilakukan untuk membantu pasar produk UMKM.

"Saya tidak mau produk-produk ekspor membanjiri pasar di Indonesia. Sehingga upaya yang harus ditingkatkan saat ini mempromosikan produk UKM daerah sekuat mungkin," ujarnya.(Reni)


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar