Wali Kota Bogor Ingatkan PNS Netral dalam Pilkada

  Rabu, 30 November 2016   Adi Ginanjar Maulana
Kapolda Jabar Irjen Pol Bambang Waskito (tengah) didampingi Kapolresta Bogor Kota AKBP Suyudi Ario Seto (kedua kanan), Walikota Bogor Bima Arya (kedua kiri), meresmikan peningkatan status Polres Bogor Kota menjadi Polresta Bogor Kota Polda Jabar di Mapolres, Kedung Halang, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/10). (Antara)

BOGOR, AYOBOGOR.COM--Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengingatkan para PNS di lingkungannya untuk menjaga netralitas dan profesionalistasnya menjelang Pilkada.

"Jadikan Pilkada momentum ajang netralitas dan profesional ujian menghadapi Panca Prasetya KORPRI," kata Bima dalam peringatan HUT Korps KORPRI ke-45 di Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/11/2016).

Ia mengatakan, pengabdian anggota KORPRI bukan untuk individu atau kelompok tetapi pengabdian untuk bangsa, negara, dan rakyat.

Menurutnya, menjaga netralitas dan profesionalisme PNS jelang Pilkada 2018 sesuai dengan tema HUT KORPRI "Bersama Korpri Meneguhkan Netralitas dan Meningkatkan Profesional Aparatur Sipil Negara".

"Tema KORPRI sangat tepat semangatnya dalam menyambut Pilkada serentak nanti," katanya.

Lebih lanjut Bima menyampaikan, terkait pemberantasan praktek korupsi dan pungli, tentang peningkatan kualitas layanan publik dan memenangkan kompotensi global dengan peningkatan pelayanan publik prima.

"KORPRI ada di garis perjuangan terdepan agar Indonesia menjadi pemenang di kompotensi global," katanya.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan KORPRI yang disiplin, bertanggungjawab, dan berorientasi pada kerja.

"Segera tinggalkan pola pikir masa lalu seperti egosektoral, mental priyayi, mental penguasa dan mental koruptif," kata Bima.

Ia mengatakan, KORPRI harus memfokuskan energi pada intisari pelayanan publik yakni pelayanan terbaik bagi rakyat. Seluruh anggota KORPRI merupakan aset bangsa sekaligus harus menjadi bagian dari solusi bangsa bukan permasalahan bangsa.

Pelayanan publik semakin murah, lanjutnya, akurat dan baik serta menghilangkan berbagai hal yang berdampak mengurangi produktivitas.

"Karena ke depan KORPRI akan berganti menjadi Korps Profesional Aparatur Sipil Negara (ASN)," kata Politisi PAN tersebut.

Bima menambahkan, Korps Profesional ASN menjadi pusat inovasi dan tempat lahirnya loncatan-loncatan kemajuan dalam peningkatan kualitas publik sebagai bagian yang tidak terlepas dari pemerintahan.

Lebih lanjut ia mengatakan, pada anggota KORPRI netralitas itu penting karena pemimpin akan selalu berganti tetapi pengabdian dan dedikasi itu yang abadi. Keluarga besar KORPRI juga diajak untuk tidak terpengaruh semua isu politik dan hanya fokus kerja dan kerja melayani warga Kota Bogor yang dicintai.

"KORPRI harus bersatu bersama membangun Kota Bogor yang sejuk, nyaman dan memberi kebanggaan. Serta menguatkan kesetiaan kepada sumpah jabatan," katanya.

Bima kembali menambahkan, birokrasi bukan mesin, birokrasi merupakan kumpulan dari manusia-manusia yang saling menyayangi, mengasihi, mendorong dan melindungi.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar