Pemkot Bogor Diminta Percepat Penyerapan APBD 2022, Khususnya untuk Penanggulangan Bencana

- Sabtu, 15 Oktober 2022 | 11:38 WIB
Daerah (BPBD) Kota Bogor, Jawa Barat, mendata terdapat sekurangnya enam titik bencana pohon tumbang dan longsor terjadi saat hujan deras disertai angin kencang di kota itu pada Selasa (11/10/2022) sore. (Republika)
Daerah (BPBD) Kota Bogor, Jawa Barat, mendata terdapat sekurangnya enam titik bencana pohon tumbang dan longsor terjadi saat hujan deras disertai angin kencang di kota itu pada Selasa (11/10/2022) sore. (Republika)

AYOBOGOR.COM -- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Said Muhamad Mohan mengingatkan kepada jajaran Pemkot Bogor bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana sudah diatur dan diamanatkan didalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2018.

“Kita punya perda nomor 1 tahun 2018 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana. Nah ini guidance sebetulnya jelas, kita tinggal buka lagi apa saja yang menjadi kewenangan pemerintah kota, disitu kita harus tanggap,” ujar Mohan dikutip dari Republika.co.id.

Mohan juga meminta seluruh SKPD Kota Bogor mempercepat penyerapan anggaran APBD 2022. Terutama penyerapan anggaran yang berdampak langsung kepada masyarakat, seperti pembangunan fisik sampai bantuan sosial.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Bogor Sabtu 15 Oktober 2022, Hujan Siang sampai Malam

Mohan juga menginformasikan kepada Wali Kota bahwa Biaya Tidak Terduga (BTT) untuk APBD Perubahan 2022 mengalami kenaikan signifikan. Sehingga penanggulangan bencana bisa dilakukan lebih leluasa dan memaksimalkan anggaran yang ada.

“Jangan sampai anggaran yang sudah disiapkan menjadi SILPA karena kita tidak tanggap, apalagi kita juga sudah menyiapkan BTT yang cukup tinggi. Sekaligus proses birokrasi yang ada perlu dipangkas dan dipermudah mengingat kondisi kita yang saat ini tengah siaga bencana, agar masyarakat bisa mendapatkan intevensi dengan cepat,” ujar Mohan.

Terakhir, Mohan mengingatkan kembali Pemkot Bogor untuk menindaklanjuti SK bencana yang sudah dikeluarkan oleh BPBD agar masyarakat yang terdampak bencana bisa segera mendapatkan intervensi APBD. Mengingat masih banyak SK bencana yang dikeluarkan sejak Agustus belum ditindaklanjuti.

Baca Juga: Dibebaskan Polisi, Rizky Billar Minta Maaf dan Janji Tidak Ulangi Perbuatannya

“Sekalian saya melaporkan SK bencana yang dikeluarkan oleh BPBD terus kami monitor, masih banyak yang belum terintervensi bencana-bencana yang sudah terjadi pada Agustus dan September. Nah sekarang masuk lagi kita. Ini perlu kerjasama semua pihak, mulai dari wilayah dan dinas teknis dan kami dari DPRD akan mendukung penuh pemkot bogor untuk mempercepat akselerasi tersebut,” pungkasnya.

Dalam rapat siaga ini, dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Bogor, jajaran kepala dinas, camat dan lurah se-Kota Bogor. Bahkan masukan dan keluhan masyarakat juga ditampung langsung melalui siaran Youtube dan sosial media lainnya.

Halaman:
1
2

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

8 Titik Parkir Gap Go Meh Bogor, Catat Lokasinya

Rabu, 1 Februari 2023 | 14:14 WIB

RSUD Kota Kelimpahan Pasien Campak Kabupaten Bogor

Rabu, 1 Februari 2023 | 12:19 WIB

3 Hoaks Kasus Penculikan di Bogor, Begini Kenyataannya

Selasa, 31 Januari 2023 | 13:50 WIB
X